Saya Tidak Suka dicuekin

        Semalam tidak sengaja saya melihat akun instagram Mbak Dewi Irawan, kakaknya Mbak Ria. Saya suka sekali. Bu Dewi banyak memajang foto-foto jadul seputar dunia perfilman zaman dulu. Termasuk foto keluarga. Saya jadi tau, Kalau Pak Bambang Irawan itu dulu selain aktor, juga produser film dan mempunyai PT Agora Film. Sedangkan Bu Adek Irawan memang cantik pisan dari dulu hehehe. Nama Asli Bu Adek Irawan ternyata Arzia. Ternyata namanya juga Adek, bukan Ade. Soalnya Ibu saya dulu nyebutnya Ade hehehe 

        
Sumber : IG Mbak Dewi Irawan

       Lainnya, saya bisa melihat film zaman dulu, termasuk foto-foto aktor dan aktrisnya. Semua sangat berkarakter. Ternyata, sejak dulu sudah ada gala premier ya! hehehe.. ke mana saja saya. Jadi setelah pemutaran perdana filmnya, para pemain film segera berdiri di pintu keluar. lalu mengucapkan, "Terima kasih sudah menonton filmnya!" Eh, ternyata, Mas Erwin Gutawa juga pernah main film, lho.

Saya juga suka dengan gaya bahasa Mbak Dewi. segar, menyentil, dan lucu. Misalnya di postingan saat menjadi kaver majalah remaja Gadis di tahun 80-an. ah harga Majalah gadis masih 680 rupiah. 
Cuma mau ksh tau aja..
dulu pernah cakep n kurus..
klo skrang kamu liat aku tua n gendut...
itu sialnya kamu



Sumber : IG Mbak Dewi Irawan



hehehe... lucu banget kan...


Pas lihat salah satu foto, iseng saya komen, "Bu Dewi sangat mirip dengan Mbak Yuni Kartika, mantan pemain bulutangkis."
Soalnya memang mirip banget, dan membuat saya respon menulis komentar.
Wah, tidak berapa lama, langsung direspon oleh Mbak dewi. Baik sekali Mbak Dewi ini. di sela waktu sibuknya, masih mau membalas komen saya.

Sumber : IG Mbak Dewi Irawan


Senang, tentu saja dong.
Rasanya senang saja, kalau kita mendapat perhatian. Dan rasa senang saya terbawa sampai saat ini. Saat hendak tidur, saya senang. Pas bangun tidur, saya senang. Jadi semangat sampai hari ini menjalani hari.

Saya jadi kebayang nih, jangan-jangan "para fans" saya di medsos, juga merasakan hal itu. Jadi saat mereka komen dipostingan saya, lalu saya respon, maka mereka merasakan senang seperti apa yang saya rasakan saat ini hahaha.. #GayaBenarSayaIni

Sejujurnya, kalau saya (Kalau saya ya, bisa beda dengan orang lain) sangat suka, kalau komentar saya direspon oleh pemilik postingan. Saat teman membuat postingan, itu sama saja dia sedang membuka pintu rumahnya untuk menerima tamu. Ibaratnya tamu datang, ya harus disambut. Apalagi kalau kenal.

Makanya kalau pas saya komen di postingan teman, lalu tidak dibalas, saya tidak suka.
Termasuk kalau Cuma dibalas dengan ikon. Apalagi kalau komen lain dibalas atau direspon, komen saya tidak. Huh.. pengin rasanya makan bakwan sepiring hahaha. Ibaratnya, saya bertamu, tamu lain disambut, saya dicuekin. kasihan benar saya hahaha. Masa komen orang tampan ruwapan, imut lucu, menggemaskan tidak dibalas hahaha #GayaBenarSayaIni





Begitu juga saat saya ditag seseorang di postingannya. Pas saya komen, cuma dilike atau jempol. Itu saya jengkel sekali. Pengin rasanya makan 2 mangkok bakso hahaha.
Ibaratnya, sudah diundang bertamu, sudah datang, tapi dicuekin. Kasihan deh, gue! Maksudnya apa toh? Ingin mengundang dunia persilatan? hahaha... Kalau sudah begini, saya kapok lagi komen di postingan teman itu. Jangan sampai hati saya tersakitkan lagi.. cailah... so cuit...

Menghargai orang lain memang sangat saya junjung. Makanya saya tidak suka dicuekin. Teman cuek pada saya, saya hapus dari pertemanan. Seleb yang tidak folbek saja, saya unfollow wkwkwkw. Bahkan editor penerbit besar saya hapus dari pertemanan, karena email dan inbox saya dicuekin hahaha.. memang #GayaBenarSayaIni

Makanya, saya selalu berusaha membalas setiap komentar yang mampir ke postingan saya (kecuali komen ikon). Kalau saya lagi OL, pasti saya balas, kecuali memang komennya pas saya sedang tidak OL dan terlewatkan. Tapi saya segera susuri beranda saya. jadi kalau ada yang lewat, segera saya balas. Biar 'para fans' saya senang hahaha #GayaBenarSayaIni

Dan sejujurnya, respon Bu Dewi itu membuat saya sangat senang, dan otomatis membuat hati gembira. Seorang aktris besar, mau menyempatkan diri merespon saya yang hanya butiran debu ini hehehe.
kalau sudah begini, saya pun mendoakan Bu Dewi sehat selalu dan terus berkiprah di dunia perfilman, dan lancar rezeki. Aamiin...

Bambang Irwanto


Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Saya Tidak Suka dicuekin"

  1. Wow kok saya banget, klo dikomen model gituan pnginnya cakar2 tembok.Betewei seneng bgt ya direspon artis sekeren bu Dewi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, senang sekali, Mbak Tanty.
      Seorang aktris besar yang rendah hati.

      Delete
  2. Hahahaha... Ditandai aja Mas, yang suka nyuekin ituuh...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah, Mbak Ariany.
      Jadi kapan di kontak saya, maka saya cuekin hahaha.

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Diharap tidak memasukan link hidup di komentar, ya. Maaf sekali akan saya hapus. Terima kasih dan salam semangat menulis.