} Temukan 13 Rahasia Mengembangkan Bisnis dengan Cepat Hanya di Sini! - Bambang Irwanto Ripto

Temukan 13 Rahasia Mengembangkan Bisnis dengan Cepat Hanya di Sini!

Dengan perkembangan ekonomi berbasis digital seperti saat ini. Berbagai jenis bisnis dipaksa untuk beradaptasi demi memenuhi kebutuhan pelanggan. Kemudahan yang ditawarkan teknologi tidak hanya mengubah kebiasaan membeli konsumen, namun juga mengubah strategi-strategi internal bisnis untuk tetap maju. 

 

Rahasia Mengembangkan Bisnis dengan Cepat

Ini Dia Rahasianya Mengembangkan Bisnis (Desain : Canva)  



Seperti adanya digital marketing yang melebarkan eksposur bisnis secara online. Untuk memaksimalkan strategi pengembangan bisnis, Anda bisa menggunakan pinjaman uang di bank agar bisnis Anda bisa lebih cepat berkembang. 

Perubahan kebiasaan membeli bisa menjadi opportunity maupun threat bagi sebagian bisnis. Ketika bisnismu belum menyediakan kemudahan transaksi cashless misalnya, maka threat yang akan muncul adalah kalah dalam persaingan dengan kompetitor. Di sisi lain, transaksi non-tunai juga bisa menjadi opportunity bagi setiap bisnis untuk mempercepat transaksi dan memperbanyak pelanggan.

Mengapa Mengembangkan Bisnis Itu Penting?

Tidak hanya soal profit, mengembangkan bisnis juga penting untuk stabilitas usaha itu sendiri. Seperti pada kutipan dari filsuf Heraclitus bahwa “perubahan adalah satu-satunya hal konstan dalam kehidupan”, hal ini juga perlu diterapkan dalam dunia bisnis. Sebab jika tanpa perubahan dan pengembangan, bisnis tersebut bisa mati. Berbagai tantangan eksternal mulai dari pandemi, harga bahan pokok yang mahal, persaingan kompetitor, hingga perubahan daya beli konsumen bisa mengancam keberlanjutan jangka panjang suatu bisnis. Untuk itu, tidak ada opsi untuk tidak mengembangkannya menjadi jauh lebih baik dan lebih besar.

13 Cara Mengembangkan Bisnis dengan Cepat

 

https://www.pexels. com/photo/people-discuss-about-graphs-and-rates-3184292/


1. Memahami Target Market dan Buyer Persona

Baik untuk pembeli potensial maupun pelanggan yang sudah ada, Anda perlu memiliki pemahaman yang mendalam. Target market adalah sekelompok orang yang akan menjadi pembeli dengan karakteristik psikografi maupun demografi tertentu. Informasi ini harus dicocokkan dengan buyer persona. 

Buyer persona didapat dari melihat langsung pelanggan bisnis Anda. Tidak hanya melingkupi aspek psikografis dan demografis, namun juga mencakup kebutuhan dan interest yang spesifik, background dari pelanggan tersebut, perasaan, values, dan harapan dari interaksinya dengan produk atau jasa yang digunakan, dan masih banyak lagi.

Informasi dari keselarasan atau tidaknya target market dengan buyer persona dapat menjadi bahan untuk menentukan strategi pemasaran yang lebih efektif. Tidak jarang pelanggan yang ada memiliki persona yang berbeda dengan target awal, sehingga bisnis Anda perlu melakukan adaptasi hingga ke ranah branding. Contohnya slogan kampanye Apple “Think Different” sukses besar hingga menjadi brand tagline yang kuat.

2. Merekrut Orang-Orang Cerdas dan Tepat

Tim adalah komponen yang penting dalam menjalankan roda bisnis. Usahakan memilih dan merekrut orang-orang yang cerdas dan berkompeten di bidangnya. Tidak hanya itu, memilih orang-orang yang tepat dalam tim berarti memilih orang yang memiliki visi dan misi yang selaras dengan usaha Anda. 

Caranya dengan memperhatikan value yang dimiliki setiap individu baik yang sudah bergabung dalam tim maupun para calon pegawai. Selain value tim juga perlu memiliki motivasi yang besar untuk sama-sama mengembangkan bisnis Anda.

Dengan tim berisi orang-orang cerdas dan tepat, kerja sama dan sinergi akan mudah terbentuk. Semangat kolektif ini kemudian bisa menjadi bahan bakar untuk memajukan bisnis Anda lebih cepat.

3. Mengefisiensikan Customer Journey

Buatlah customer journey yang efisien dengan mengambil informasi dari buyer persona. Lihat pola kebiasaan membeli dari pelanggan dan tingkatkan efisiensinya. Customer journey bisa diterapkan baik pada strategi offline maupun online. Salah satu contoh penerapan customer journey pada strategi penjualan offline adalah meletakkan produk-produk di dekat kasir supermarket. Sementara customer journey secara online bisa dengan memberikan kupon yang dikirim ke email untuk langsung diarahkan ke website bisnis Anda.

4. Bangun Loyalitas Konsumen

Konsumen yang loyal bisa dibangun dari perbaikan strategi customer retention dalam peningkatan pelayanan. Customer retention artinya membuat pelanggan tetap setia menggunakan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Lakukan customer service yang disesuai dengan kebutuhan pelanggan. Contohnya memberikan program membership dengan tawaran diskon yang menarik.

5. Gunakan Pemasaran Digital

Pemasaran digital yang saat ini sedang naik daun memang patut untuk diterapkan oleh berbagai bisnis. Pelajari terlebih dahulu channel dan strategi digital-nya sebelum benar-benar mengeluarkan uang untuk pemasaran digital. Sesuaikan strategi digital yang dipilih dengan kondisi usaha Anda. Contohnya jika Anda menemukan bahwa sebagian besar pelanggan tetap datang dari non social media users, Anda mungkin akan lebih memprioritaskan landing page untuk branding dibanding membuat konten-konten promosi di sosial media.

6. Memperkuat Positioning

Setelah memahami buyer persona dan juga target market. Jangan lupa untuk fokus memperkuat positioning bisnis. Positioning dapat diketahui dari kedudukan bisnismu di mata konsumen yang membedakannya dengan kompetitor. Demi mendapat gambaran lengkap dari positioning bisnis, kamu harus selalu update terhadap persaingan dengan kompetitor.

7. Meningkatkan Investasi pada Sistem Internal

Pemilik bisnis perlu berinvestasi pada kemajuan sistem internal alias manajemen bisnisnya. Berinvestasi yang dimaksud berarti memberikan fasilitas yang memudahkan jalanannya sistem. Contohnya memiliki software untuk mempermudah perekrutan karyawan, inventarisasi barang dan lainnya. 

8. Fokus pada Kekuatan Bisnis

Semakin baik pemilik bisnis tahu positioning dan kekuatan dari bisnisnya, semakin mudah untuk mengembangkan branding dan marketing yang sesuai. Untuk itu, kekuatan bisnis yang sudah diketahui harus diturunkan kedalam perencanaan pemasaran sebagai fokus utamanya. Contohnya, pada setiap platform media sosial, tidak lupa mencantumkan kekuatan produk tersebut dalam copy.

9. Memiliki Strategic Planning yang Jelas

Strategic planning dalam sebuah bisnis bisa dilakukan setiap tahun maupun pada setiap tiga bulan. Dalam strategic planning, visi diturunkan dalam misi-misi beserta langkah pencapaiannya yang spesifik. Perencanaan tersebut akan diterapkan tidak hanya untuk marketing bisnis, namun juga untuk branding bisnis tersebut. Dengan perencanaan akan terlihat jelas ke mana arah berkembangnya perusahaan akan menuju.

10. Pertimbangkan Model Bisnis Franchise

Sebagian bisnis contohnya seperti bisnis kuliner, banyak yang berkembang cepat dan membuka berbagai cabang karena model bisnis franchise. Lihat kemungkinan membuat bisnis Anda menjadi franchise dan persiapkan sistem dan modalnya untuk mendaftar menjadi franchise. Hal yang bisa dilakukan untuk mendapatkannya adalah dengan cari pinjaman modal usaha tanpa jaminan.

11. Memperbanyak Variasi Produk atau Jasa

Strategi lain agar bisnis Anda bisa berkembang dengan cepat adalah memberikan penawaran kepada konsumen dengan variasi jasa atau produk yang baru. Strategi ini sering dilakukan oleh McDonald’s yang mengeluarkan variasi paket makanan minuman sesuai tema tertentu.

12. Memiliki Pendanaan Passive Income 

Agar cashflow menjadi sehat, jangan hanya bergantung pada profit. Namun buatlah sistem keuangan yang memungkinkan bisnismu untuk memiliki passive income. Caranya dengan mencari peluang investasi dan aset yang bagus untuk pemasukan bisnis Anda.

13. Memiliki Strategic Partnership

Banyak bisnis yang tidak bisa berdiri sendiri dan membutuhkan kerjasama partnership dengan pihak lain yang menyediakan kebutuhan bagi bisnis tersebut. Perhatikan sistem kerja sama yang sudah dimiliki oleh bisnis Anda dan perbaiki menjadi strategic partnership. Biasanya hubungan ini akan melibatkan pembagian keuntungan untuk itu analisa segala aspek mulai dari value yang sama, melihat apakah setiap kesepakatan benar-benar menguntungkan kedua belah pihak, serta miliki tujuan dari kerja sama yang bukan sekedar kontrak kerja.

Memanfaatkan DBS KTA untuk Mengembangkan Bisnis

Tidak perlu pusing cari pinjaman modal usaha tanpa jaminan untuk mengembangkan bisnis, karena DBS KTA bisa membantu mewujudkannya. Pinjaman uang di bank hingga Rp300 juta, bisa dialokasikan pada penerapan ketiga belas poin untuk mengembangkan bisnis di atas.


https:/www.pexels. com/photo/person-holding-white-and-blue-business-paper-936137/  


Persyaratan pinjamannya juga mudah dipenuhi oleh pemilik bisnis. Pinjaman uang di bank hingga tiga ratus juta rupiah kini tersedia di DBS KTA. Persyaratan yang mudah membuat mimpi-mimpi Anda juga mudah untuk terwujud. Mulai dari melanjutkan studi S2 hingga mengembangkan bisnis. Persyaratan yang Anda penuhi hanyalah e-KTP berdomisili di Jabodetabek, NPWP, dan penghasilan minimum sebesar lima juta rupiah.

Bunganya yang flat mulai dari 0,88% per bulan dan bisa dicicil selama 36 bulan. Setiap rencana dan strategi untuk mengembangkan bisa cepat terwujud dengan DBS KTA. 

Tunggu apa lagi, ambil kesempatan pinjaman uang di bank langsung di link berikut!


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Temukan 13 Rahasia Mengembangkan Bisnis dengan Cepat Hanya di Sini!"

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Diharap tidak memasukan link hidup di komentar, ya. Maaf sekali akan saya hapus. Terima kasih dan salam semangat menulis.