} Investasi Saat Potensi Resesi 2023: Reksadana Pasar Uang - Bambang Irwanto Ripto

Investasi Saat Potensi Resesi 2023: Reksadana Pasar Uang

Kini bayangan resesi di tahun 2023 tengah mengancam sejumlah negara. Apabila kemerosotan ekonomi benar-benar terjadi, tentu akan berdampak pula ke Indonesia. Lalu bagaimana cara untuk  menghadapi ancaman tersebut? Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah investasi, dan investasi yang cukup aman saat resesi adalah reksadana pasar uang.

Desain Canva

Investasi semacam ini dapat dijadikan sebagai dana darurat bagi Anda agar terlindungi dan tetap aman dari peristiwa tak terduga, contohnya seperti resesi. Meskipun belum tentu terjadi, pastikan untuk mengalokasikan dana investasi mulai dari sekarang. 


Lalu Apa Keuntungan Investasi Reksadana Pasar Uang?

Sekalipun jenis investasi satu ini tidak menghasilkan potensi keuntungan yang lebih besar jika dibandingkan jenis reksadana lain, namun tetap menghasilkan keuntungan bagi Anda, diantaranya: 

Foto : Paxels


Keuntungan yang Lebih Tinggi

Jika menyimpan uang di bank, Anda hanya akan mendapatkan bunga yang sangat kecil, bahkan untuk tabungan di bawah satu juta tidak mendapat bunga sama sekali. 

Sementara jika Anda berinvestasi di reksadana, keuntungan yang didapat bisa mencapai 6% hingga 7% setiap tahunnya. Tentu hal ini akan sangat menguntungkan bagi Anda terutama pada saat kondisi ekonomi sedang merosot. 


Modal Awal Kecil 

Anda dapat memulai investasi reksadana jenis ini dengan nominal yang kecil. Jika Anda memang memiliki uang berlebih, tidak ada salahnya untuk mencoba investasi satu ini. 

Namun jika Anda ingin mencobanya dengan nominal kecil terlebih dahulu, tentu tidak akan menjadi masalah. 


Pengambilan Dana Fleksibel

Keuntungan reksadana jenis ini lainnya yang bisa Anda dapatkan adalah fleksibilitas pengambilan dana. Jika Anda membutuhkan dana darurat, Anda dapat mengambil dana yang diinvestasikan kapan pun dan di mana pun. 

Lain halnya dengan instrumen investasi lain yang harus menunggu jangka waktu tertentu untuk mengambil dana investasi. 

Untuk proses pencairan dananya pun relatif mudah dilakukan karena dapat dilakukan secara online. Tak sampai situ saja, penarikan uang pun tidak dikenakan biaya sepeser pun.

Resesi tentu menjadi momok yang menakutkan bagi banyak orang, maka dari itu setiap orang perlu menyiapkan strategi keuangan masing-masing untuk mengatasi terjadinya resesi di masa yang akan datang. 

Bagaimana Cara Menyusun Strategi Keuangan yang Tepat?

Berikut ini beberapa strategi keuangan yang dapat Anda terapkan untuk menghadapi ancaman resesi di masa yang akan datang:

Foto : Paxels


Miliki Dana Darurat Cukup Besar

Anda perlu menyiapkan dana darurat yang cukup besar untuk menghadapi ancaman resesi ini. Apabila biasanya dana darurat yang disiapkan 3 hingga 6 kali dari pengeluaran bulanan, maka Anda perlu menyiapkan lebih daripada itu. 

Misalnya Anda dapat menyiapkan dana darurat sebesar 12 kali pengeluaran bulanan Anda. Tujuan menyiapkan dana darurat ini karena tidak ada yang bisa mengetahui kapan resesi ini akan berakhir dan kembali ke kondisi semula. 

Miliki Asuransi

Potensi pendapatan yang bisa menurun tentu akan menjadi ancaman yang cukup serius bagi Anda dan keluarga. Untuk itu, memiliki asuransi tentu akan sangat menguntungkan bagi Anda. 

Hal yang mungkin saja bisa terjadi adalah sakit, kerusakan kendaraan atau hal lainnya. Dengan memiliki asuransi, Anda tidak perlu mengeluarkan dana berlebih dan mengurangi kekhawatiran. 

Miliki Cash Flow yang Baik

Anda juga perlu mengatur keuangan dengan baik, kurangi pengeluaran yang memang tidak perlu. Keluarkan dana hanya untuk hal-hal yang memang dibutuhkan, bukan diinginkan. 

Dengan mengatur keuangan secara baik akan membantu kondisi keuangan Anda tetap sehat di tengah ancaman ketidakpastian ekonomi.

Hindari Utang Konsumtif/Jangka Panjang

Anda perlu menghindari mengambil utang yang bersifat konsumtif atau utang yang bersifat jangka panjang. Ini dikarenakan, pada saat resesi terjadi, pada umumnya suku bunga bank juga akan mengalami kenaikan yang signifikan, tentu akan sangat merugikan Anda. 

Namun apabila Anda sudah terlanjur memiliki hutang jangka panjang, ada baiknya Anda mengatur kembali keuangan untuk menyiasatinya. 

Miliki Penghasilan Tambahan 

Ketika kondisi ekonomi menurun, bagaimanapun caranya Anda perlu mendapatkan penghasilan tambahan agar kondisi keuangan tetap stabil. Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari bekerja sampingan atau investasi. Misalnya investasi reksadana pasar uang.

Investasi Reksadana Semakin Mudah Bersama DBS Treasures

Beragam kemudahan investasi bisa Anda nikmati jika berinvestasi di perbankan DBS Treasures. Lalu apa saja keunggulannya? Berikut merupakan beberapa keunggulan dengan berinvestasi bersama DBS Treasures .

  • Keseluruhan dana investasi Anda akan dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi berpengalaman yang bermitra dengan DBS Treasures. 
  • Anda sebagai investor bisa berkonsultasi secara lebih responsif dengan para ahli finansial terkait investasi yang dilakukan. 
  • Anda bisa menghindari risiko kerugian saat berinvestasi karena DBS Treasures menyediakan sistem diversifikasi di mana Anda bisa menyebar aset lewat berbagai produk investasi yang disediakan.  
  • Segala proses transaksi Reksadana menjadi semakin praktis karena para Anda bisa bertransaksi melalui Aplikasi digibank by DBS. Mulai dari pembelian, penjualan, switching Reksadana hingga proses registrasi SID/Single Investor Identification. 

Jika Anda ingin menyiapkan dana cadangan untuk menghadapi resesi, maka tak ada salahnya berinvestasi lewat reksadana pasar uang. Mulai berinvestasi Reksadana sekarang juga dengan yakin bersama DBS Treasures agar potensi resesi bukan jadi masalah bagi Anda. Informasi selengkapnya bisa Anda lihat di sini

Subscribe to receive free email updates:

22 Responses to "Investasi Saat Potensi Resesi 2023: Reksadana Pasar Uang "

  1. Serem juga ya bayangan resesi ini. Tapi kalo kita sudah siap secara finansial, mungkin dampaknya nggak terlalu terasa, meski goyang sedikit. Investasi dan menabung memang menjadi opsi paling bijak untuk membantu mengatur keuangan. Very nice sharing πŸ‘πŸ‘

    ReplyDelete
  2. Banyak pilihan investasi untuk melewati resesi ekonomi ternyata, salah satunya investasi reksada pasar uang. Tapi sebelum memulai kudu paham keunggulan dan kekurangan yang mungkin ada. Tak lupa memilih manajer investasi yang terpercaya seperti yang dimiliki DBS Treasures ya, Pak. Siip.

    ReplyDelete
  3. Senang sekali mendapatkan insight terbaik mengenai pengelolaan keuangan yang dibutuhkan untuk saat ini melihat kondisi perekonomian Indonesia yang bisa dibilang belum stabil pasca pandemi dari artikel Pak Bams. Rasanya memang gak perlu menunda untuk investasi di reksadana ya.. Selain bunganya yang menjanjikan, investasi ini juga bentuk persiapan dana untuk rencana keuangan jangka panjang.

    ReplyDelete
  4. Investasi reksadana ini salah satu jenis investasi yang relatif aman deh. Cocok buat pemula yang baru mau merambah dunia investasi. Meski hasilnya gak terlalu wow dan cepat, tapi cukup stabil dan konsisten returnnya

    ReplyDelete
  5. Betul sekali tipsnya...dana cash harus ada jangan smua dimasukkan dalam reksadana. Asuransi jg penting jd inget 3 minggu lalu suami tmn meninggal tiba2 dan tmnku ibu rumah tangga, Alhamdulillah punya asuransi jiwa, cicipan2 rumah dkk dicover asuransi juga jd langsung lunas.

    ReplyDelete
  6. Investasi dalam bentuk reksadana pasar uang emang paling stabil dan aman sih ya, terutama untuk investor pemula. Cuma akhir-akhir ini, aku mulai tergiur dengan reksadana pendapatan tetap sih, Mas. Lebih oke secara hasil

    ReplyDelete
  7. Strategi keuangan kudu cerdas mengaturnya.
    Terlebih memang ada isu resesi ini nih.
    Dengan begitu bisa dihadapi dengan siap.
    Apalagi dalam mengaturnya bisa nih ikutan berinvestasi dengan Reksadana sebagai salah satu langkahnya

    ReplyDelete
  8. Aku juga udah persiapan asuransi nih pak untuk menghadapi resesi, cuman yaa itu aja ga cukup yaa. masih pengen banyak belajar soal reksadana nihh

    ReplyDelete
  9. wah satu-satunya yang berani mulai aku mainkan di investasi adalah reksadana pasar uang hihi.. cenderung lebih stabil ya, makasih tambahan ilmunya kak

    ReplyDelete
  10. cukup menjanjikan juga nih investasi reksadana pasar uang. modal awalnya kecil tapi bisa buat investasi jangka panjang soalnya untungnya tinggi. jadi pengen juga invest di Digibank

    ReplyDelete
  11. Awal 2023 ini buat saya pribadi sudah agak seret. Sampai menjelang akhir bulan ini saja sudah 5 invoice yg macet. Deg-degan pastinya, tapi tetep ya kudu optimis dan atur strategi keuangan. Wajib penghematan dan menabung. Sebisa mgkn memang kusu invest biar ada harapan di masa depan.

    ReplyDelete
  12. Saya pun termasuk investor yang suka mengalokasikan dana ke reksadana pasar uang. Selama ini sudah coba beberapa reksadana namun sepertinya untuk pemula seperti saya pun cocok di pasar uang saja. Selain itu, setuju sekali sih jika bisa diambil ketika memang sangat dibutuhkan dana darurat.

    ReplyDelete
  13. semoga resesi gak benar terjadi ya, tapi meski demikian tetap harus bin wajib waspada, salah satunya dengan menyiapkan investasi, dana darurat seperti reksadana pasar uang ya, apalagi kalau memang awalnya gak begitu memberatkan ya.

    ReplyDelete
  14. DBS memang cihuy bisa buat bayar iklan Instagram eh sekarang bisa buat investasi Reksadana.

    ReplyDelete
  15. Setuju Pak, ketimbang berhutang memang lebih baik punya investasi ya. Apalagi ada banyak jenis investasi yang bisa dijadikan pilihan seperti ini.
    Jadi pas ada hasilnya bisa deh membeli barang kebutuhan.

    ReplyDelete
  16. Pengen bangett bisa ikut ivestasi di RDN kek gini, cuman belum tahu ilmunyaa pak. Mau belajar dulu biar bisa tahu gimana investasinya nanti

    ReplyDelete
  17. Menarik nih. Kayaknya aku juga mesti tau lebih banyak lagi tentang Reksadana Pasar Uang. Biar nggak jadi korban resesi😊

    ReplyDelete
  18. Yup betul sekali kondisi saat ini emang bagusnya menyimpan uang tunai atau ke rekening atau reksadana. Meminimalisir pengeluaran yg bersifat konsumtif dan banyakin prihatin menabung.
    Setelah pandemi berbagai negara baru recovery smua negara kita bisa bangkit dan tdk terpuruk ya

    ReplyDelete
  19. Nah itu aku setuju tuh untuk poin kurangi pengeluaran apalagi utang yang konsumtif. Mending uangnya di-investasikan saja di reksadana, mo pasar uang atau pendapatan tetap juga oke

    ReplyDelete
  20. Salah satu yang belum aku lakukan adalah investasi tambahan menggunakan reksadana. Karena masih banyak kebimbangan dan masih mempertahankan cara lama dalam berinvestasi. Tapi zaman sekarang, kebutuhan akan investasi ini sangat diperlukan mengingat kondisi perekonomian Indonesia yang belum stabil.

    ReplyDelete
  21. so far, invest di RDPU emang selalu ijo yaa, alhamdulillah. Wah, rekomendasi baru nih yaa DBS Treasures

    ReplyDelete
  22. Setelah coronce muncul lah resesi. Untungnya instrumen keuangan punya bnyak pilihan investasi ya. Jadi misal bener-bener terjadi, paling tidak sudah ada persiapan.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Diharap tidak memasukan link hidup di komentar, ya. Maaf sekali akan saya hapus. Terima kasih dan salam semangat menulis.