} Penjelasan dan 6 Jenis Reksadana - Bambang Irwanto Ripto

Penjelasan dan 6 Jenis Reksadana

Reksadana adalah salah satu instrumen investasi yang semakin populer di kalangan masyarakat, terutama bagi mereka yang baru memulai berinvestasi. Reksadana merupakan wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal (investor) yang selanjutnya diinvestasikan dalam berbagai instrumen investasi oleh manajer investasi. 




Instrumen investasi tersebut bisa berupa saham, obligasi, pasar uang, atau kombinasi dari berbagai instrumen tersebut. Jika teman-teman ingin memulai reksadana 2024, teman-teman perlu mengenal jenis-jenis reksadana dengan baik terlebih dahulu.
 

Penjelasan tentang Reksadana

Reksadana adalah solusi bagi investor yang ingin berinvestasi tetapi tidak memiliki waktu, keahlian, atau akses langsung ke pasar modal. Melalui reksadana, dana dari berbagai investor dikumpulkan menjadi satu dan dikelola oleh manajer investasi profesional. Manajer investasi bertanggung jawab untuk mengelola dana tersebut sesuai dengan kebijakan investasi yang telah ditetapkan, dengan tujuan memberikan imbal hasil yang optimal bagi investor.

beragam reksadana
Foto : Bing. com


Keuntungan berinvestasi di reksadana antara lain adalah diversifikasi risiko, likuiditas yang relatif tinggi, dan kemudahan akses. Diversifikasi risiko berarti dana diinvestasikan ke berbagai instrumen investasi, sehingga risiko kerugian dapat diminimalkan. Likuiditas yang tinggi memungkinkan investor untuk menjual kembali unit penyertaan reksadana mereka kapan saja, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kemudahan akses juga menjadi keunggulan, karena reksadana bisa dibeli melalui bank, perusahaan sekuritas, atau platform investasi online.

Jenis-Jenis Reksadana

Reksadana dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan instrumen investasi yang menjadi dasar portofolionya. Berikut ini adalah jenis-jenis reksadana yang umum di pasar:

keuntungan reksadana
Foto : Bing. com

1. Reksadana Pasar Uang (Money Market Funds)

Reksadana pasar uang menginvestasikan dananya pada instrumen pasar uang seperti deposito berjangka, sertifikat deposito, surat berharga komersial, dan obligasi dengan jangka waktu kurang dari satu tahun. Reksadana ini memiliki risiko yang rendah dan likuiditas yang tinggi, sehingga cocok untuk investor yang mencari investasi jangka pendek dengan risiko minimal.

2. Reksadana Pendapatan Tetap (Fixed Income Funds)

Reksadana pendapatan tetap menginvestasikan minimal 80% dari asetnya dalam bentuk surat utang atau obligasi. Reksadana ini memberikan pendapatan tetap dalam bentuk bunga yang diterima dari obligasi yang dimiliki. Meskipun risikonya lebih tinggi dibandingkan reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap tetap menjadi pilihan menarik bagi investor yang mencari imbal hasil yang lebih tinggi dengan risiko yang moderat.

3. Reksadana Saham (Equity Funds)

Reksadana saham menginvestasikan minimal 80% dari asetnya dalam bentuk saham. Reksadana ini menawarkan potensi imbal hasil yang tinggi, tetapi juga disertai dengan risiko yang tinggi karena nilai saham dapat berfluktuasi secara signifikan. Reksadana saham cocok untuk investor yang memiliki profil risiko agresif dan berinvestasi untuk jangka panjang.

4 Reksadana Campuran (Balanced Funds)

Reksadana campuran menginvestasikan dananya dalam kombinasi saham, obligasi, dan instrumen pasar uang. Proporsi investasi pada masing-masing instrumen dapat bervariasi tergantung pada kebijakan investasi yang ditetapkan oleh manajer investasi. Reksadana campuran menawarkan diversifikasi yang lebih baik dan risiko yang lebih terkontrol dibandingkan reksadana saham. Jenis reksadana ini cocok untuk investor dengan profil risiko moderat yang mencari keseimbangan antara risiko dan imbal hasil.

5. Reksadana Indeks (Index Funds)

Reksadana indeks bertujuan untuk mereplikasi kinerja indeks pasar tertentu, seperti indeks saham atau obligasi. Dana yang diinvestasikan akan mengikuti komposisi dan proporsi yang sama dengan indeks acuan. Reksadana indeks menawarkan biaya pengelolaan yang lebih rendah dibandingkan dengan reksadana aktif, karena manajer investasi tidak perlu melakukan analisis dan pemilihan saham secara aktif. Reksadana ini cocok untuk investor yang ingin mendapatkan imbal hasil yang sesuai dengan kinerja pasar.

6. Reksadana Syariah

Reksadana syariah menginvestasikan dananya sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Instrumen investasi yang dipilih harus memenuhi kriteria syariah, seperti tidak mengandung riba, gharar (ketidakpastian), dan maysir (judi). Reksadana syariah dapat berbentuk reksadana pasar uang, pendapatan tetap, saham, atau campuran. Reksadana ini cocok untuk investor yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.


Reksadana adalah instrumen investasi yang memberikan kemudahan akses dan diversifikasi risiko bagi investor. Dengan berbagai jenis reksadana yang tersedia, investor dapat memilih jenis reksadana yang sesuai dengan profil risiko dan tujuan investasi mereka. 

keuntungan reksadana pasar uang
Foto : Bing. com

Reksadana pasar uang cocok untuk investasi jangka pendek dengan risiko rendah, reksadana pendapatan tetap dan campuran menawarkan keseimbangan antara risiko dan imbal hasil, sementara reksadana saham dan indeks cocok untuk investasi jangka panjang dengan potensi imbal hasil yang lebih tinggi. 

Selain itu, reksadana syariah memberikan alternatif bagi investor yang ingin berinvestasi sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Dengan memahami jenis-jenis reksadana ini, investor dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dalam berinvestasi.

Dengan memahami berbagai jenis reksadana, teman-teman dapat memilih investasi yang paling sesuai dengan tujuan keuangan dan profil risiko teman-teman. Bagi teman yang mencari investasi dengan risiko moderat dan imbal hasil yang stabil, reksadana pendapatan tetap Makmur.id bisa menjadi pilihan yang tepat. Makmur.id menyediakan layanan investasi yang mudah  diakses dan dikelola oleh profesional, membantu teman mencapai tujuan finansial dengan lebih aman dan efisien.
 

Subscribe to receive free email updates:

31 Responses to "Penjelasan dan 6 Jenis Reksadana"

  1. Dari dulu sampai sekarang masih baru kepingin punya reksadana. Tapi sampai sekarang belum pernah punya

    ReplyDelete
  2. Pengin gitu investasi di reksadana. Tapi buat saya, memahami reksadana itu butuh waktu panjang. Gak bisa 1-2 kali terus paham. Apalagi reksadana itu ada bermacam-macam.

    ReplyDelete
  3. Ternyata jenis-jenis reksadana banyak juga ya Pak Bambang. Saya sendiri tahunya ya reksadana gitu aja. Dan dari banyaknya instrumen investasi, saya memang cenderung memilih reksadana atau investasi emas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Buat yang baru mulai memahami soal reksadana, kita sama. Berpikir kalau reksadana tuh ya hanya reksadana saja. Nggak ada jenis-jenisnya. Hehehe...

      Delete
  4. Dari jenis-jenis reksadasa saya tertarik yang berupa reksadasa syariah. Mungkin kita harus berkonsultasi langsung ke penyedia reksadasa ini secara langsung agar kita mendapatkan penjelasan yang lebih detail ya.

    ReplyDelete
  5. Ternyata banyak juga ya jenis reksadana. Sebelum memulai investasi reksadana, penting banget untuk memahami terlebih dulu apa saja jenisnya. Agar keuntungannya bisa lebih optimal. Eh ada juga ya reksadana syariah, investasi jadi lebih aman karena sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Very nice sharing !!!

    ReplyDelete
  6. Banyak pilihan reksadana nih yang bisa dijadikan tabungan masa depan. Apalagi kan menabung dengan punya aset berupa reksadana ini bisa makin semangat.

    ReplyDelete
  7. wah iya bener, reksadana ini paling populer dan jadi favorit bagi pemula seperti saya. setelah nyoba reksadana pasar uang dan syariah, seperitnya perlu juga nyoba reksadana yang lain deh

    ReplyDelete
  8. Reksa dana menjadi salah satu pilihan investasi populer di Indonesia, menawarkan kemudahan dan diversifikasi bagi para investor. Bagi Anda yang baru memulai atau ingin memperdalam pengetahuan tentang reksa dana, memahami jenis-jenisnya adalah langkah penting. Kudu tahu jenisnya biar gampang kalo mau inves ya

    ReplyDelete
  9. Ah iya, reksadana ini bisa jadi pilihan investasi bagi yang merasa sibuk dan gak punya waktu ya Pak Bam. Karena sudah ada yang ngurusin, yaitu si manajer investasinya. Jadi kita tinggal narus uang sesuai kepesepakatan. Keren, sih. Ternyata banyak jalan buat bisa investasi.

    ReplyDelete
  10. molly mulai beli reksadana syariah pasar uang dan tetap. pernah nyoba reksadana saham tapi gak kuat liat nilainya anjlok terus wkwk

    ReplyDelete
  11. Bagi pemula seperti saya, tidak berani ambil reksadana yang resiko tinggi. Takut hilang dananya. Milih yang aman aja meski keuntungan minim

    ReplyDelete
  12. Tertarik sih sama reksadana pendapatan tetap, dan ternyata memang rekomendasi dari Makmur.id ya, PakBams, karena termasuk investasi risiko moderat dan imbal hasilnya stabil.

    ReplyDelete
  13. Bermain saham salah satu investasi dana yangmenjanjikan, tapi memang ahrus dipelajari terlebih dahulu ga bisa kita langsung masuk ke saham tanpa belajar sleuk beluk reksadana saham.

    ReplyDelete
  14. Banyak banget ahli finansial yang menyarankan untuk beli reksadana aja ketimbang investasi saham apalagi saham gorengan, lebih aman dan selamat hihi

    ReplyDelete
  15. Aku sepertinya tertarik dengan reksadana Syariah. Karena menerapkan prinsip-prinsip syariah. Yang memenuhi beberapa kriteria tidak mengandung riba, gharar, dan maysir. Tentunya hal tersebut membuat nasabah lebih tenang.

    ReplyDelete
  16. Sebagai pemula sepertinya saya mending ikut ke makmur.id aja ya biar mendapatkan bimbingan dulu
    Ya sambil belajar dan terus ngasah ilmu investasi nya juga

    ReplyDelete
  17. Buat yang masih awam dan mau nyoba investasi emang reksadana pilihan tepat. Apalagi yang super duper sibuk, kamu bisa mengandalkan manajer investasi professional. Aku juga mau nyoba reksadana pasar uang karena memiliki risiko rendah dengan likuiditas tinggi.

    ReplyDelete
  18. Buat yang masih awam dan mau nyoba investasi emang reksadana pilihan tepat. Apalagi yang super duper sibuk, kamu bisa mengandalkan manajer investasi professional. Aku juga mau nyoba reksadana pasar uang karena memiliki risiko rendah dengan likuiditas tinggi.

    ReplyDelete
  19. Saya pengguna reksadan saham dan campuran. Lebih cocok dengan reksadana karena dana dikelola oleh manajer investasi jadi kita hanya perlu sedia dana

    ReplyDelete
  20. Reksadana ini emg pilihan tepat investasi yg tdk memiliki risiko tggi. Alias stabil lah.

    Kita ga perlu urus tiap hari krn fluktuasinya ga setinggi saham. Bahkan di reksadana saham sekalipun.

    Pilihan investasi di reksadana jg beragam. Tinggal sesuaikan dgn budget dan profil risiko kita.

    ReplyDelete
  21. Yang mau belajar investasi via Reksadana memang harus paham benar dulu seperti apa detailnya dan juga ragam Reksadana yang bisa kita pilih. Teman-teman yang muslim better tetap pilih dengan sistem syariah biar lebih merasa aman dalam transaksinya

    ReplyDelete
  22. Alternatif bagi yang menginginkan investasi di bidang reksadana bisa memulai dengan reksadana syariah. Dan ternyata invest reksadana memungkinkan untuk investasi dengan resiko terendah dan investasi jangka pandek. Bagus juga bagi yang ingin memulai investasi dan memanfaatkan uang dingin.

    ReplyDelete
  23. Selama ini investasi masih ambil yang aman2 aja, seperti beli emas dan tanah. Sekarang ini mulai pelan-pelan belajar reksadana syariah, sepertinya bisa menjadi pilihan ya pak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk investasi dg budget ngepas tp pgn aman, reksadana bisa jadi pilihan sih apalagi yg pasar uang ya, ibarat kaya nabung aja tp returnnya ada yg lbh besar tiap tahunnya. Apalagi sekarang udh banyak yg syariah ya

      Delete
  24. Menabung reksadana itu menguntungkan lho emang, dan bagus untuk investasi jangka panjang. Tinggal sesuaikan saja dengan profil investasi kita. Kalo aku lebih prefer ke Reksadana pendapatan tetap, lebih stabil juga

    ReplyDelete
  25. Dulu pernah nyoba yang reksadana saham. Tapi ternyata aku nggak kuat. Hehehe... Mungkin kebetulan pas waktu itu saham lagi turun ya. Demi ketenangan jantung, akhirnya aku pindah ke jenis lain yang lebih aman.

    ReplyDelete
  26. Tertarik nih investasi di Reksadana syariah. Dulu tahunya cuma reksadana pasar uang karena ngikutin salah satu selebgram.

    ReplyDelete
  27. Buat pemula paling recommended reksadana pasar uang. Selain minim risiko, nilai nya juga naik terus hehe. Bisa buat belajar juga. Walaupun return nya nggak sebanyak saham, setidaknya bisa lah buat nabung.

    ReplyDelete
  28. Saat ini reksadana menjadi investasi incaran karena tergolong minim resiko. Selain itu, saat ini caranya sangat mudah dan bisa invest dari nominal kecil.

    ReplyDelete
  29. Reksadana ini awalnya aku pikir gharar dan sperti berjudi.
    Tapi karena kini hadir dalam reksadana syariah, jadi boleh dicobain nih di Makmur.Id karena dikelola secara profesional juga, in syaa Allah aman.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Diharap tidak memasukan link hidup di komentar, ya. Maaf sekali akan saya hapus. Terima kasih dan salam semangat menulis.