} Jalan-Jalan Seru di Tanjung Lesung - Bambang Irwanto Ripto

Jalan-Jalan Seru di Tanjung Lesung

Sesuai pengalaman saya, Jalan-jalan perdana ke suatu tempat itu pasti akan seru. Karena ada rasa penasaran. Akhirnya akan eksaitit dan sangat menikmati setiap langkah selama perjalanan.



Seperti yang saya alami saat Sabtu 11 Mei 2024  jalan ke Tanjung Lesung, bersama teman-teman blogger. Seru, banyak cerita, dan pastinya banyak stok foto-foto hehehe. Dan inilah cerita saya selama  jalan-jalan ke Tanjung Lesung.

Persiapan ke Tanjung Lesung

Jumat malam, saya sudah mempersiapkan apa saja yang akan saya akan saya bawa ke Tanjung Lesung. Tas ransel 26 liter sudah saya siapkan untuk menampung semua barang bawaan saya. Baju ganti, handuk kecil, printilan seputar Hp,  termasuk tripod yang akan saya pakai pemotretan di sana. Cieee.. Pemotretan. Model kali aah... hahaha

Pukul 9 malam saya sudah tidur soalnya rencana saya akan bangun pukul 4 subuh. Tidur 7 jam cukuplah.. untuk stamina seharian di Tanjung Lesung. Namun pukul 2 dini hari saya sempat terbangun. Saya ke kamar mandi dan minum. Eh, agak lama saya baru tertidur lagi. Namun akhirnya, alarm hape membangunkan saja tepat pukul 4 subuh. 

Saya pun bergegas bikin teh untuk saya bawa dan minum sebelum pergi. Dua tangkup roti juga sudah saya siapkan untuk bekal sarapan pagi. Soalnya langganan nasi uduk say juga belum jualan hehehe.

Setelah mandi dan pakaian, saya lanjut salat subuh. Lalu cek lagi barang-barang. Setelah semua tidak ada yang ketinggalan, pukul 5 subuh saya pun melajukan motor saya menuju titik kumpul 1 di wisma Bisnis Indonesia di daerah karet. Sedangkan titik kumpul 2 ada di Alam Sutera.

Alhamdulillah perjalanan lancar. Mungkin hari sabtu. Pukul 6 lewat sedikit, saya sudah sampai di sana. Saya pun langsung masuk dan memarkirkan motor saya di belakang. Tarifnya motor 2000 jam pertma, dan 2000 jam berikutnya.

Teman-teman pun sudah mulai berdatangan. Bus pun ramai. Saya memilih di kursi depan, biar bisa leluasa melihat pemandangan. Terus jarak kaki di kursi depan itu lebih lega.

Berangkat Menuju Titik Kumpul  2

Pukul 8 kurang, bus mulai malaju meninggalkan Wisma Bisnis Indonesia. Sabtu pagi jalanan Jakarta sudah ramai, tapi tidak macet. Di samping saya duduk Mbak Nurul Dwi. Di belakang saya duduk Mas Aip dan di sampingnya duduk Mas Achi. Makin happy, karena snack kotak berisi 2 roti sudah dibagikan.

Pukul 9 kurang, bus sudah sampai di titik kumpul 2 Alam Sutera. Dan lagi-lagi saya terpukau dengan kawasan Alam sutera ini. Maklum, ini kali pertama saya menginjakkan kaki di Alam Sutera. Sudah ramai dan lengkap. Mengingatkan saya dengan Kawasan Bumi Serpong Damai atau BSD.

Sampai menunggu pada naik, kami sempatkan dulu turun untuk berfoto-foto. Mumpung pada kumpul. Ada juga yang  ke toilet atau beli kopi dan camilan.

Meluncur ke Tanjung Lesung

Setelah semua rombongan masuk dalam bus, bus kemudian meluncur menuju Tanjung Lesung. Alhamdulillah perjalanan lancar apalagi lewat tol. Tidak lama, kami sudah keluar di Tol Panimbang. Setelah itu melewati jalanan biasa. 

Saya sangat menikmati perjalanan ini. Dan saya memang tidak bisa tidur di perjalanan. Apalagi sambil karaokean dengan LC atau pemandu karaoke adalah Mbak Nurul. Mas Erfano mengusung tema lagu wedding dan kondangan. Jadi kalau lagunya dangdut koplo itu lagi nyanyi di kondangan wilayah pantura. Tapi kalau lagunya barat, itu lagi nyanyi di pernikahan di gedung wkwkwkw.

O, iya saat ini lagi dibangun jalan Tol Panimbang- Tanjung Lesung. Rencananya awal tahun depan sudah dioperasikan. Jadi akan mempersingkat waktu tempuh dari Jakarta ke Tanjung Lesung. Sekarang teman-teman juga sudah bisa naik Damri dari Poris Tangerang langsung ke Tanjung Lesung.

Hore.. Sampai ke Tanjung Lesung

Hampir tengah hari, kami akhirnya tiba di Tanjung Lesung. Di pintu gerbang kami sengaja berhenti dulu. Otomatis semua langsung foto-foto dan ambil video. Termasuk saya.

Kawasannya hijau, bikin sejuk mata dan hati saya. Bahkan masih tampak berkeliaran monyet-monyet. Hanya pesan Mbak Chesa, monyet-monyet itu jangan dikasih makan. Nanti mereka jadi manjah... dan jadi malas cari makan sendiri.

Jujur capek saya langsung hilang. Apalagi saya dan teman-teman akan diajak ke beberapa tempat di Tanjung Lesung ini. Wih, jadi tidak sabar saya.


Lalassa Beach Club

Tujuan pertama kami adalah Lalassa Beach Club yang harga tiket masuknya 70 ribu/orang. Tempatnya asyik karena langsung menghadap ke pantai. Wih, saya langsung teringat pantai-pantai di kebumen. Apalagi saya sudah lama tidak main di pantai. 



Sambil makan siang, saya bisa melihat ombak pantai, awan dan langit, disertai hembusan semilir angin. Apalagi pas lapar-laparnya, jadi menu ayam goreng, tempe goreng tepung, sayur kol brokoli wortel itu terasa nikmat sekali hehehe.



Selepas makan siang, saya langsung menuju bibir pantai untuk foto-foto. Banyak spot menarik di sini. Anak-anak juga pasti happy karena di sini banyak permainan. Saya pun segera pasang tripod untuk pose-pose tampan rupawan hahaha. Hanya karena masih banyak tempat yang akan kami kunjungi, maka waktu di Lalassa Beach Club pun dibatasi. 



Saya pun batal ganti baju yang memang saya siapkan untuk pose-pose di pinggir pantai hahaha. Tapi tak apa, yang penting terlihat pantainya. Modelnya kan hanya pemanis hahaha.



Ladda by Village

Tujuan kedua kami adalah Ladda by Village. Sesuai namanya, tempat ini memang villa-villa yang disewakan bagi para pengunjung. Dan ini cocok ya, kalau ke Tanjung Lesung harus menginap, biar lebih puas dan banyak yang bisa dieksplor di sini.



Begitu masuk Ladda by Village, saya langsung merasa nyaman. Berhubung wiken, sudah banyak tamu juga yang menginap. Nah, villanya ada 1 lantai ada 2 lantai. Jadi teman-teman tinggal pilih saja sesuai selera dan kebutuhan.



Nah, kerennya, kami dibolehkan untuk melihat villa. Saya pun bisa memperlihatkan kepada teman-teman. Jadi sudah ada bayangan saat teman-teman akan menginap di Ladda by Village ini.

Fortuna Land

Di dekat Ladda by Village ada Kawasan Fortuna Land yang merupakan tanah-tanah kapling. Rencananya akan launching 18 Mei 2024. Nantinya di sini akan dibangun villa-villa juga yang akan disewakan. Harga tanah kaplingnya 186 juta.



Dan ini merupakan investasi yang sangat menarik. Apalagi Tanjung Lesung ini nantinya merupakan Kawasan Beli Baru. Makanya saya merasa serasa lagi di Bali, padahal di Banten hehehe.

Mongolian Culture Center

Lanjut jalan-jalan di Tanjung Lesung, kami lalu diajak ke Mongolian Culture Center atau MCC yang tempatnya tidak jauh dari Ladda village dan Fortune Land. Di MCC, saya dan teman-teman bisa mengenal dan melihat apa saja yang berkaitan dengan Mongolia.



Begitu memasuki Mongolian Culture Center, suasana Mongolia langsung terasa. Di depan tampak patung besar seseorang menunggang kuda. Siapakah dia gerangan? Ternyata dia adalah... Chinggis Khan (Genghis khan)   1162-1227 adalah seorag pejuang abad ke 13 di Asia Tengah yang mendirikan kekaisaran Mongolia yang membentang dari samudera pasifik sampai eropa.



Karena lagi-lagi kami dibatasi waktu maka haus gerak cepat, dna rata-rata sasaran teman blogger adalah mencoba pakaian ada Mongolia. Acara pilih-pilih pun berlangsung kayak grand sale. Dan lucunya ada juga teman yang salah pilih baju. Baju adat laki-laki dipakai hehehe.



Walau suasana dalam rumah adat Mongolia panas, teman-teman masih terus semangat. Alhamdulillah saya kebagian coba juga setelah dipakai Mas Taumy. Asyiknya Mas Taumy dengan senang hati mau memfoto saya juga. Dan jadilah saya orang mongolia berkacamata hahaha.



Kelar mecoba baju adat Mongolia yang super tebal dan berat, saya dan Mas Taumy pindah ke rumah sebelah. Ternyata di sini adalah semacam kamar. Makanya lengkap ada lemari, tempat tidur, dan perabot lainnya. Lagi-lagi saya dibantu oleh Mas Taumy untuk jepret sana-sini.



Kalicaa Village

Tujuan selanjutnya adalah Kalicaa Village. Di sini juga merupakan villa-villa yang disewakan. Bernuansa bali, jadi serasa di Bali. Ada kamar seharga 3,5juta, ada juga 8 jutaan. Bagusnya ada privat beach dan ada kolam renang juga. Dan ternyata, adik saya dan istrinya pernah menginap di sini saat gathering di tempat bekerjanya sebelumnya. Waktu itu anaknya masih satu. 



Di Kalicaa kami tidak turun dari bus yang hanya memutari kawasan villa. Wih, jadi pengin nginap di sini. Apalagi kata Mbak Chesa, kita bisa mengambil buah-buahan dari pohonnya langsung. O iya, di dekat sini ad lapangan golf jug.

Pantai Bodur

Hari menjelang sore, dan tujuan terakhir kami adalah Pantai Bodur. Asyik.. ke pantai lagi, dan kali ini bisa main air di bibir Pantai Bodur berpasir putih.

Begitu bus berhenti, saya langsung bergegas turun. Apalagi kami sudah diwanti-wanti hanya diberi waktu 10 menit saja. Karena kalau kesorean pulang, ya pasti sampai Jakarta kemalaman juga. Saya kembali pasang tripod buat pose-pose.


Pantai Bodur keren, karena ombaknya tidak tinggi. Beda sama dengan pantai-pantai kebumen. Makanya di pantai Bodur bisa berenang atau main air di bibir pantai. Saya pun mengambil beberapa sudut. Tapi kemudian saya dibantu oleh Mas Daniel.


Sayangnya tidak lama langit agak mendung dan gerimis. Saya pun bergegas naik ke bus dan menunggu teman-teman lainnya. Eh, pas yang lain naik,  langsung ramai karena pada beli ikan asin hahaha.



Mari Pulang Marilah Pulang

Akhirnya sekitar pukul setengah 6 sore, bus meninggalkan Tanjung lesung. Kami dibagi lagi snack berupa roti. Eh, kali ini ada tambahan pisang dan ubi goreng, asik.

Perjalanan pulang tetap seru. Pasukan depan tetap semangat dan ceria karaoke. Pokoknya segala lagi dibabat habis dengan komando Mas Erfano yang sekaligus MC (Men Companion) hahaha. Sungguh jalan-jalan seru dan menyenangkan yang wajib diulang lagi hahaha.

Bambang Irwanto

Subscribe to receive free email updates:

27 Responses to "Jalan-Jalan Seru di Tanjung Lesung"

  1. Wah...bisa main ke Pantai Tanjung Lesung, asiknya. Saya sampai cek google map nih. Ada di mana dan berapa jaraknya dari Bandung? Wah...mayan jauh...wkwkwk...
    Idealnya sih nginep barang semalem-dua malem kalik ya.
    Hum...sambil kulineran mantap deh...

    ReplyDelete
  2. satu hari tapi dengan begitu banyak tempat yang bisa dikunjungi, kereeen ... ini mah butuh stamina yang joz juga, bekalnya mesti banyaaaak

    ReplyDelete
  3. penasaran pak Bambang waktu karaokean ikutan nyawer LC nya gak yak hahaha,, btw itu pake kostum Mongolian keren juga pak, seperti tentara dari dinasti Cina kuno

    ReplyDelete
  4. Asyik banget bisa jalan2. Apalagi bareng temen-temen blogger. Makin seruu ya.

    Pantainya cantik nian. Tiket masuk beach club juga masih terjangkau.

    Jadi pengen liburan ke sana juga.

    ReplyDelete
  5. Selain pemandangan pantainya yang cakep, rupanya bisa belajar sejarah dan memakai baju khas Mongolia. Keren, Pak Bambang.

    ReplyDelete
  6. Mau jalan² memang enaknya pagi-pagi ya, PakBams, jadi bisa pias jelajah tempat² asyik yg udah di list. Seru juga itu masuk ke Mongolian Culture Center, jalan² plus dapet cobain budaya di sana.

    ReplyDelete
  7. Pak lucu yang oart Salah kostum, baju adat laki-laki dipake wkwkwk itu perempuan yang pake kan. Mungkin karena macam rebutan gitu ya ambil kostum, trus juga nggak tau itu buat cewe apa cowo, tapi seru sekali ya

    ReplyDelete
  8. Kalau perempuan pakai baju laki2 itu masih mending ya pak tapi kalau laki2 salah pakai baju perempuan, kok rasanya aduh bgt hihi. Tapiii bawahan baju adat Mongolia ternyata kayak rok? *pingsan pak bamsss

    ReplyDelete
  9. Wuiiih bagus banget pemandangan Tanjung Lesung, Mas Bams. Itu btw kenapa bisa ada destinasi wisata Mongolia? Ada sejarahnyakah?

    ReplyDelete
  10. Keren, mas Bams.. pas pakai baju Mongolians.
    Seru yaa... explore Tanjung Lesung yang berada di Pandeglang, Banten, Jawa Barat.
    Perjalanan menyenangkan bersama sahabat blogger, pulangnya pun gak lupa membawa oleh-oleh untuk keluarga tercinta.

    ReplyDelete
  11. Lama gak jalan-jalan ke pantai. Maksudnya pantai wisata seperti Tanjung Lesung ini. Karena kalau di Madura, kalau mau lihat laut cenderung mudah. Pakai motor 5 menit (dari tempat tinggal saya) sudah bisa menikmati laut. Cuma ya itu, karena bukan wisata jadi kurang menarik karena kotor dan gak ada wahananya.

    ReplyDelete
  12. nah di pantai Bodur ini cuma boleh berenang di bibir pantai doang kan yaa pak? Duh aku tuh jadi keinget sampe sekarang pas kakakku hampiiiir aja tenggelam di watu dodol perkara dia tuh ngga baca plang larangan berenang apalagi sampe ke tengah2 :(( asli sampe sekarang degdegkan.. lihat laut di artikel ini pun aku masih degdegkan :((

    ReplyDelete
  13. Wah sempat2nya pake baju Mongol nih. Tp emg di situlah kekhasannya. Kita wajib experience di setiap destinasi wisata biar merasakan secara langsung kayak di Mongolia meski aslinya masih di Tanjung Lesung. Seru bgt ya kang main bersama blogger kali ini. Bisa sekaligus refreshing tuh.

    ReplyDelete
  14. Emang keren-keren banget sih tempatnya. Cocok buat healing. Nginep di villanya buat menikmati suasana pantai Tanjung Lesung kala malam hari. Mantap banget sama bakar-bakar ikan. Ahay...

    ReplyDelete
  15. pantaaiiiii. duh, kangen banget udah lama nggak main di pantai. anw. namanya unik ya Tanjung Lesung. langsung ngebayangin lesung pipi afgan (lha?) haha. enak nih main di pantai yang sepi gini. jadi berasa private beach

    ReplyDelete
  16. Waaaah, beneran jadi nih pemotretan di Tanjung Lesung! Hehehe.... Eh, perlu digarisbawahi nih: monyet kalo disodori makan terus lama-lama jadi malas nyari makan sendiri. Kalo manusia gimana tuh?

    ReplyDelete
  17. Ih seru sekali baca pengalaman Mas Bams jalan-jalan ke Tanjung Lesung. Yang bikin happy itu jalan-jalan dengan orang-orang yang se-frekuensi dengan kita, ya. Apalagi ini jalan-jalannya bareng teman-teman sesama Blogger. Next ajak-ajak dong kalau ada event kaya gini Mas

    ReplyDelete
  18. Waw.. pantainya bersih ya pak...emang paling suka kalau kepantai dengan ombak kecil ya, serasa tenang gitu.. beda kalau daerah seperti pantai selatan, seperti dekat rumah saya, biasanya ombaknya relatif tinggi. Kalau saya sih ngeri.. hehe...

    ReplyDelete

  19. Wah, Kalicaa Village kedengerannya keren banget ya! Suasana Bali plus fasilitas villa lengkap kayak gitu pasti bikin pengalaman liburan jadi makin istimewa. Apalagi bisa langsung nikmatin buah-buahan dari pohonnya dan ada kolam renang plus pantai pribadi, betah banget pasti. Pengen juga nih nyobain liburan di sana suatu hari, kayaknya seru banget! 🌴🌊

    ReplyDelete
  20. Salfok sama fotonya Pak Bambang yang pakai baju Mongol . Itu beneran modelnya rok gitu ya pak? Dan dipakai cowok?

    ReplyDelete
  21. Ini yang tempat seventeen keseret ombak itu ya? Tapi ini bagus banget si disini kalau mau liburan sama keluarga. Semiga bisa kesana

    ReplyDelete
  22. Seru sekali cerita jalan jalan ke Tanjung Lesungnya mas
    Menarii ya, ada Mongolian Culture Centre nya

    ReplyDelete
  23. Lengkap banget spot wisata yang ada di tanjung lesung
    tidak hanya wisata pantai tapi juga bisa mengenal budaya dari negara lain seperti mongolia

    ReplyDelete
  24. Keren banget pak Bams pemotretan di Tanjung Lesung. saya jujur aja kepincut buat nginep di Ladda by Village. Tampilannya kayak minimalis tapi asri banget. udah kebayang duluan rasa nyamannya

    ReplyDelete
  25. seharian ngabisin jalan jalan di tanjung lesung gak bakalan bosan siih kalo semua pemandanganya sebagus dan semenyenangkan ini yaa kak

    ReplyDelete
  26. Wah ternyata seru banget ya jalan-jalan ke Tanjung Lesung ini Mas Bambang, bisa menikmati pemandangan indah di sana sekaligus mengunjungi rumah Mongolian yang ada di sana, semoga bisa ke sana lagi tar

    ReplyDelete
  27. Ada hidden gems mas Bams. Bagi para pecinta trekking, Gunung Honje menawarkan pendakian yang menantang dengan pemandangan yang menakjubkan. Di puncak gunung, kamu dapat menikmati panorama Tanjung Lesung dan laut lepas yang membentang luas.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Diharap tidak memasukan link hidup di komentar, ya. Maaf sekali akan saya hapus. Terima kasih dan salam semangat menulis.