} Kenikmatan dalam Semangkuk Ramen - Bambang Irwanto Ripto

Kenikmatan dalam Semangkuk Ramen



Wah.. hujan. Udara jadi dingin. Apalagi kalau tadi sempat kehujanan. Harus segera cari sesuatu biar tidak sakit.

Enaknya menikmati menu yang bisa menghangatkan badan nih. Ehm..  apa ya? Pastinya yang cocok hidangan berkuah, ya...

Kayaknya, ramen paling nikmat nih, disantap. Hidangan khas Jepang ini memang tidak hanya lezat, tapi juga bermanfaat bagi tubuh. Selain sumber energi dari mienya yang terbuat dari tepung. Pastinya mengandung karbohidrat yang baik bagi tubuh.

 Ramen juga sumber protein yang bersumber dari tambahan daging atau tahu. Pastinya ini sangat bagus untuk memperbaiki jaringan tubuh.

Foto : Ilkudoichi


Tambahan toping rumput laut dan sayuran seperti sawi atau tauge, juga menjadi sumber vitamin. Apalagi ditambah dengan telur rebus. Pokoknya  komplit. Ramen tidak sekadar bisa menghangatkan badan. Tapi juga banyak memberi manfaat bagi tubuh.

Kehadiran Ramen di Indonesia

Orang Indonesia sangat suka menikmati ramen. Mie khas Negeri Sakura ini, sudah ada di Indonesia  sejak tahun 1990 terutama di restoran jepang yang menyajikan masakan Jepang Autentik. Bahkan menjadi menu makanan utama.



Nah, ramen itu awalnya makanan yang relatif mahal dan ekslusif. Makanya hanya kalangan berduit yang bisa menikmati. Ramen pun tidak bisa dinikmati berbagai kalangan.

Foto : Ikkudoichi


Namun seiring waktu mulai populer di Indonesia sekitar tahun 2010, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bali. sekarang restoran ramen sudah hadir di berbagai kota. Baik yang berdiri sendiri mau yang hadir di dalam mall. Ramen pun termasuk makanan yang digemari kalangan gen Z.

Alasan Orang Indonesia Suka menyantap Ramen 

Kenapa ya, orang Indonesia suka menyantap Ramen? Padahal Ramen makanan khas Jepang. Nah, berikut alasannya: 

Foto : Ikkudoichi


Lezat

Hal pertama yang membuat orang Indonesia suka menyantap Ramen karena memiliki rasa yang kaya dan lezat, terutama karena kuahnya yang terbuat dari kaldu daging.

Mudah didapat 

Kali dulu ramen makanan kelas atas. Sekarang Ramen sudah banyak tersedia di restoran-restoran, warung, dan bahkan di supermarket.

Harga yang terjangkau

Seiring waktu banyaknya ramen di jual di berbagai tempat, membuat ramen relatif lebih murah. Bahkan dibandingkan dengan makanan Jepang lainnya. Sehingga berbagai kalangan bisa menikmati Ramen.

Kenyamanan

Ramen adalah makanan yang nyaman dan hangat, cocok untuk dinikmati saat cuaca dingin atau saat sedang merasa lelah.

Kultur pop

Ramen juga telah dipopulerkan oleh kultur pop Jepang, seperti anime dan manga, sehingga banyak orang Indonesia yang tertarik untuk mencoba ramen.



Nah. Itulah cerita seputar ramen. Ternyata dalam Semangkuk ramen, tidak banyak lezat,  tapi juga bermanfaat. Selamat menikmati ramen ya, teman-teman. Kalau kamu penikmat ramen juga tidak? Cerita di kolom Komentar, yuk!

Subscribe to receive free email updates:

6 Responses to "Kenikmatan dalam Semangkuk Ramen"

  1. karena kultur pop ini ada benarnya juga. Soalnya kan buat yang suka nonton drakor, tentunya bakalan melihat juga kulinernya selain ceritanya. Di situlah deh kepincut sama makanannya, salah satunya ramen

    ReplyDelete
  2. Aku suka ramen lebih karena itu mie dan berkuah. Hehe... Apalagi musim hujan begini. Mengusir dingin dan angin nakal yang masuk ke badan.

    ReplyDelete
  3. Ramen itu enaaak dah gitu aja hehehe, apalagi makannya sama sohib² ramean atau sama keluarga. Kebetulan anak² juga suka ramen..lebih² dari saya malah...jadi yaaa menu minim konflik yaa rameen

    ReplyDelete
  4. Jadi oengen makan ramen deh pak Bams. Aku suka semua model kuah, soalnya rata rata ramen jepang comfy dilidah dan enak dengan berbagai suasana. Seruput nikmat yang hangat saat hujan begini... Duhhh enak beudddh

    ReplyDelete
  5. Wah, kebetulan sekali saya habis memakan ramen kemarin. Jadi masih terngiang-ngiang sedapnya, nih.

    Halo, Mas Bambang, saya Hafidz, mahasiswa yang mencoba menulis kembali di blog. Saya tertarik dengan tema blog yang Mas gunakan. Apakah boleh saya tahu jenis/model apa yang Mas gunakan? terima kasih, salam kenal, Mas.

    ReplyDelete
  6. saya belum pernah merasakan ramen kyk gimana. kayaknya sama kayak mie biasa ya pak?

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Diharap tidak memasukan link hidup di komentar, ya. Maaf sekali akan saya hapus. Terima kasih dan salam semangat menulis.