Cerita di Balik Buku Baru Serial Ghost School Days

     Saya lagi senang, nih. Sebentar lagi, buku saya baru saya akan terbit. Buku ini adalah buku serial. Namanya Ghost School Days. Jadi sudah ada beberapa penulis yang menulis serial ini. Malah banyak diantaranya penulis cilik. Seperti Muhammad Rafid Nadhif Rizqulla, Laksita Judith T, dan Fayanna Ailisha Davianny. Andi Tenri Hikmah Napacce, Salsaabiila Roihanah, Medina Savira, dan lain. Hebat sekali mereka itu. Sedangkan untuk penulis yang baru menulis serial ini selain saya, ada Mbak Nurhayati dan Bilqis, putri Mbak Nurhayati.

           


     Sesuai namanya yang ‘Ghost’ atau hantu, tentu saja ceritanya ada unsur hantu. Tapi bukan isi ceritanya, melainkan semua tokohnya adalah hantu. Tokoh utamanya ada 8 hantu cilik, dan masing-masing mempunyai karaktek yang unik.
      Darko anak laki-laki drakula keturunan bangsawan. Toshi, jin laki-laki dari Jepang. Karin, vampir perempuan cilik yang pintar dan cantik. Mariam, kuntilanak cilik yang rajin, baik hati, dan periang. Roro, putri cilik dari Pantai Selatan yang pintar dan baik hati. Dens, jin kentung yang selalu sial dan suka dibully oleh teman-temannya. Tole, hantu cilik kecil (tuyul) yang jail. Huang, hantu cilik berjenis vampir yang berasal dari negeri Tiongkok.
                                       
    

      
      Walau tokohnya hantu, ceritanya jauh dari cerita seram, menakut, dan mistik. Cerita seperti cerita sehari-hari saja. Malah ada adegan lucu-lucunya juga.
     Lalu bagaimana awalnya saya bisa menulis serial ini? Penasaran, kan? Mau tau...mau tau... oh.. pembaca hehehe..
     Awalnya, di suatu hari yang cerah, hari kamis, 14 Januari 2016, pukul 10.44 (wih.. lengkap amat), saya tiba-tiba menerima inbox dari Mbak Shinta Handini. Isinya langsung membuat saya berbunga-bunga. Soalnya Mbak Shinta menawari saya menulis naskah. Tentu saja saya mau. Berikut isi pesan, Mbak Shinta : 

Assalamu 'alaikum wr. wb.
Pak/Mas Bambang, saya koordinator penulis sekaligue editor freelance di Muffin Graphic, Penerbit Mizan. smile emotikon Mau bertanya, apakah saat ini sedang sibuk? Bisakah diorder menulis cerpen dengan seri tertentu? Untuk awalnya dibutuhkan 3-4 cerpen @ 8 halaman. Jika bersedia, bolehkah saya meminta alamat emailnya untuk mengirimkan ketentuan penulisannya. Terima kasih. smile emotikon

      Wooow... tanpa pikir panjang, saya langsung mau. Rezeki masa ditolak, walau saya belum tahu, seperti apa naskah itu. Tapi prinsip saya, kalau ada tawaran, mau saja. Nanti kan, bisa dipelajari. Dan semua bisa dipelajari kok. Yang paling penting, urusan makan bakso akan lancar, kan? Bakso..bakso... hahaha.
     Mbak Shinta pun mengirim email kepada saya. Dengan antusial, saya membaca isi pesan Mbak Shinta. Jadi ternyata ada dua serial, yaitu Ghost Days Scholl dan Princess Academy. Masing-masing serial ada dua macam buku. Seri Mix (3 cerita + 1 Komik) dan Seri Kumcer (4 Cerita).


                                
     Selang dua menit, saya langsung membalas email, Mbak Shinta. Saya dengan pedenya mau menulis dua seri itu. Walau belum pernah menulis serial ini, tapi saya pede dan semangat saja (mantan kaverboy hahaha...). Apalagi Mbak Shinta mengirimkan daftar karakter, dan contoh ceritanya.
     Saya pun bersemangat menulis. Pertama, saya fokus dulu pada serial GSD,  lalu kemudian PA. Dan Alhamdulillah semua cerita sudah saya tulis. Lega dan senang rasanya.
     Alhamdulillah, Seri GSD yang saya tulis akan segera beredar. Kali ini seri mix, dan lainnya akan menyusul. Jadi ada 3 cerita saya, dan 1 komik yang ditulis Citra M. Sampulnya diilustrasi cantik oleh Mbak Dini Marlina. Harga buku ini 29 ribu. Jangan lupa beli, ya.

                                 
      Terima kasih untuk Mbak Shinta telah memberi kesempatan pada saya. Kalau ada lagi, jangan lupa kabari saya, Mbak hahaha... Buat penerbit dan editor yang mau order naskah, boleh kok hehehe (Halah gayane saya ini).
      Intinya, jangan takut untuk mencoba sesuatu. Setiap kesempatan, ambil, jangan lewatkan. Karena semua bisa dipelajari. Lebih baik mencoba, daripada tidak sama sekali, kan? Salam semangat menulis.

Bambang Irwanto


Subscribe to receive free email updates:

12 Responses to "Cerita di Balik Buku Baru Serial Ghost School Days"

  1. Wah, keren..sampai bisa diminta naskah oleh penerbit. Selamat, Mas Baim :)
    Terima kasih sharingnya..Harus rajin menulis, ya biar potensinya diketahui penerbit hehe.
    Sukses selalu ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, Mbak Rara.
      Iya, Mbak. Kita harus rajin "Memamerkan" karya kita.
      Bukan pamer, tapi agar orang lain mengetahui karya kita.
      Sajatinya, mereka tahu, karena kita memberitahukan.

      SSttt... editor itu diam mengamati kita juga, Mbak Rara.
      jadi terus bersemangat, Mbak.

      Delete
  2. Wah dengan blog juga bisa sebagai "etalase" atau "show room" karya karya online kita. Selain bisa dinikmati para pembacanya, siapa tau bisa dilirik penerbit ya hiihihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, Kang Asep.
      Bahkan medsos lainnya juga bisa.
      Jadi editor dan penerbit bisa melihat karya kita hehehe.

      Delete
  3. Hm, saya juga mau begitu, kapan ya giliran saya yang dapat tawaran?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Akan tiba gilirannya, Mbak Iis.
      Jadi terus bersemangat, Mbak Iis.

      Delete
  4. Keren bisa fokus kemana2, aku belum bisa hiiiks, gimana tabungan permata mau nambah #eaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo.. semangat terus, Mbak Naqi.
      Lalu mulai fokus satu-satu.
      Insya Allah Mbak Naqi bisa.

      Delete
  5. Sistem royalti apa flat fee kalo order cerpen gini mas baim?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebetulan ini flat free, Uni Dian.
      Jadi seri bukunya ada dua
      Edisi mix 3 cerpen + 2 komik
      Edisi cerpen ada 4 cerpen

      Delete
  6. Saya nyemil bakwan sambil nunggu email kayak gitu 😋

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahhaha... Mbak Lita sudah sering pasti.
      Buktinya ngemil kacang disko hehehe...

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Terima kasih. Salam semangat menulis.