} Sedang Cari Kerja? Pelajari 5 Contoh Pertanyaan Wawancara - Bambang Irwanto Ripto

Sedang Cari Kerja? Pelajari 5 Contoh Pertanyaan Wawancara

Teman-teman sedang cari kerja? Pelajari 5 contoh pertanyaan wawancara berikut ini. Soalnya proses wawancara merupakan faktor penting, apakah teman-teman nantinya diterima atau tidak di perusahaan itu. Bila sudah ada gambaran atau contoh wawancara, teman-teman sudah ada gambaran pertanyaan-pertanyaan apa saja yang akan diajukan.

5 contoh wawancara kerja
Ini Dia 5 Contih Wawancara - Desain Canva

Mempunyai pekerjaan bagus, pastinya harapan semua orang. Tapi pastinya, mendapatkan pekerjaan idaman tidaklah mudah. Pastinya, teman-teman harus melalui beberapa seleksi bersamaan dengan kandidat lain, termasuk proses wawancara.

Persiapan Wawancara Sangat Penting Saat Melamat pekerjaan
( Sumber : teenentrepreneurblog.com


Nah, agar teman-teman semakin dekat dengan pekerjaan impian, maka tidak ada salahnya nih, untuk mempelajari contoh-contoh pertanyaan wawancara kerja. Tujuannya, agar teman-teman tidak grogi dan canggung selama wawancara kerja. 


Pertanyaan 1: Ceritakan Tentang Diri Anda!

Pertanyaan sejenis ini bukanlah tanpa tujuan jelas. HRD pastinya ingin mengetahui siapa diri teman-teman dan latar belakang teman-teman juga, termasuk pendidikan dan pekerjaan teman-teman sebelumnya. 

Ceritakan Tentang Diri dengan Jujur (Desain Canva)

Jawab secara lugas dan jelaskan pula sisi menarik dari diri teman-teman yang akan berguna untuk posisi yang akan dilamar. Misalkan, teman-teman akan melamar untuk posisi customer service, maka teman-teman harus mencitrakan diri sebagai orang yang suka berkomunikasi dan sabar meladeni komplain atau keluhan orang lain. 


Pertanyaan 2: Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Anda? 

Pertanyaan paling umum selanjutnya adalah mengenai kekurangan dan kelebihan teman-teman. Jika teman-teman ditanya hal seperti ini, ada baiknya teman-teman menjawab dengan jujur dan tidak melebih-lebihkan. Sebab, justru akan menjadi masalah jika teman-teman berbohong dan nantinya akan diketahui setelah teman-teman bekerja di perusahaan. 

Ceritakan Kelebihan dan Kekurangan (Desain Canva)

Jadi, lebih bagus menjawab semua pertanyaan dengan jujur. Namun perlu diingat, teman-teman jangan juga menjawab terlalu rendah diri dalam menjelaskan kekurangan. Intinya, jawab secara jujur dan berimbang. 

Baca juga 17 Contoh Pertanyaan Wawancara Kerja dan Tips Menjawabnya



Pertanyaan 3 : Apa Rencana Anda 5 Tahun Mendatang? 

Pertanyaan seperti ini biasa diajukan dalam perusahaan besar. Sebab, rencana teman-teman 5 tahun kedepan akan mempengaruhi rekrutmen dan jenjang karir di perusahaan. Bahkan ada beberapa perusahaan melarang karyawan untuk menikah selama beberapa bulan diterima. 

Rencana 5 Tahun Mendatang (Desain Canva)

Jadi sama seperti poin sebelumnya, teman-teman jawab saja sejujurnya, apa saja rencara teman-teman beberapa tahun ke depan. Termasuk apa memang sudah ada rencana menikah atau belum. 


Pertanyaan 4: Mengapa Anda Ingin Bekerja di Perusahaan Ini? 

Pertanyaan seperti ini mengharuskan teman-temam melakukan riset lebih dalam mengenai perusahaan. Apalagi zaman now, profil-profil perusahan sudah tersebar di internet. Bahkan banyak yang sudah memeliki website.

apa saja tujuan melamar bekerja ke perusahaan
Tujuan Ingin Bekerja (Desain Canva)

Tapi perlu teman-teman ingat, fokuskan kepada keunggulan perusahaan dan bagaimana teman-teman bisa mendukung keunggulan perusahaan tersebut. Dengan begitu, HRD dapat mempertimbangkan apakah karyawan cocok untuk bekerja di perusahaan atau tidak. 


Pertanyaan 5: Berapa Gaji yang Anda Harapkan? 

Jangan meminta gaji terlalu besar atau tinggi, tetapi jangan juga meminta gaji terlalu rendah. Makanya teman-teman wajib mencari tahu sebelumnya mengenai gaji dari posisi yang teman-teman lamar. Pahami juga seberapa handal dan mahir teman-teman. Jadi, teman bisa lebih luwes pada proses negosiasi gaji. 

berapa gaji yang diinginkan
Ingin Gaji Berapa, nih? (Desain Canva)

Khusus bagi teman-teman yang baru lulus atau fresh graduate yang belum memiliki pengalaman kerja sebelumnya, bisa menjawab sesuai dengan UMR atau UMK yang ditetapkan di wilayah teman-teman. Nantinya kan, seiring waktu dan dibarengi prestasi teman-teman di perusahan itu, maka gaji pun akan meningkat.

Demikianlah 5 contoh pertanyaan wawancara kerja yang bisa teman-teman pelajari ketika melamar kerja. Dengan persiapan yang kuat dan cukup, mendapatkan pekerjaan impian bukanlah yang tidak mungkin. 

Sukses Saat Wawancara, Peluang Diterima Semakin Besar
(Sumber : 98five.com)


Bagi praktisi HRD, software hrd dari LinovHR bisa membantu  dalam rekrutmen karyawan yang lebih sistematis dan teratur. Tampilan yang user friendly membuat HRD tidak membutuhkan waktu lama untuk memproses semua lamaran yang masuk. Semoga informasi di atas dapat berguna! 


Selamat melamar pekerjaa, ya dan sukses wawancara. Semangat...

Subscribe to receive free email updates:

24 Responses to "Sedang Cari Kerja? Pelajari 5 Contoh Pertanyaan Wawancara"

  1. Saya jadi teringat pernah melamar jadi penerjemah di sebuah penerbit di Jakarta Timur belasan tahun silam, Mas Bam's. Ya, pas giliran permintaa gaji, saya malah minta koreksi. Udah nulis di kolom gaji lalu pas wawancara saya minta perbaikan angka. Walhasil, ga lolos deh. Mungkin HR mikir saya ga konsisten atau memang ketinggian permintaannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas. Jadi soal gaji ini perlu diperhatikan juga ya, Mas. Misalnya kita sudah ada pengalaman, ya disesuaikan saja atau pakai standar. Kalau baru, bisa patokan UMR.

      Delete
  2. Bener banget tuh 5 pertanyaannya saat wawancara, aku juga dulu ditanya seperti itu, dan bingung saat ditanya rencana 5 tahun kedepan...ya kujawab aja kalo diterima baru saya bisa jawab rencana 5 tahun kedepan itu..karena saya tak tau kondisi pekerjaan disini😀

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makanya perlu sekali kepoin perusahaan yang kita lamar pekerjaan ya, Mbak. Dan zaman now sekarang lebih mudah. Karena banyak perusahaan punya website dan akun medsos.

      Delete
  3. Saya jadi ingat waktu dulu ngelamar pekerjaan. Sesi wawancara itu jadi bagian yang bikin deg-degan hihihi. Dan untungnya tidak ada pertanyaan tentang rencana 5 tahun ke depan, bingung juga kalau mendadak ditanya )

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, Mbak. Saya juga deg-degan kalau sesi wawancara. Padahal malah ini sesi tanya jawab saja, dan bisa dibuat rileks hehehe.

      Delete
  4. Setuju banget, kasih jawabannya yang jujur aja. Kalo terlalu melambung demi dapetin posisi kerja, ntarnya bakal susah sendiri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jujurlah padanya ya, Mbak Eno hahaha. karena saat menjawab jujur, jadi nilai plus tersendiri juga, Mbak Eno.

      Delete
  5. Jadi inget jaman-jaman awal aku baru lulus kuliah nih, banyak cari tahu contohpertanyaan wawancara. Tapi pastinya jaman itu sama sekarang udah banyak perubahan ya. Menjawab semua pertanyaan dengan jujur lebih mudah & gak akan terjebak ya jadinya. Kalau rezeki & memang mampu Insya Allah diterima ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Zaman now memang segalanya dipermudah ya. Soal contoh wawancara juga sudah ada. Dulu paling cari bukunya di perpus atau sekalian beli saja buku lalu dipelajari.

      Delete
  6. Emang kudu belajar dulu ya kalau mau wawancara, kemungkinan pertanyaannya apa. Biar jawabannya udah teroikirkan semua, btw aku belum pernah wawancara. Tapi aku bisa bayangin dag dig dugnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak Retno. Apalagi zaman now sudah banyak contohnya. Kalau zaman dulu, paling tanya-tanya sama oramg dekat yang pernah wawancara. Tapi memang, pas wawancara kerja pertama, saya sampai tidak bisa tidur semalam hahaha.

      Delete
  7. Pertanyaan tentang kelebihan dan kekurangan diri, agak tricky menurutku. Bisa jadi memberi kesan sombong, bisa jadi memberi kesan terlalu rendah diri.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Makanya paling dijawab saja kelebihan dan kekurangan seputar pertanyaan pekerjaan. Misalnya apa bisa membuat laporan kerja? Apa sudah pernah kerja lapangan sebelumnya dan sebagainya.

      Delete
  8. Pertanyaan di atas terlihat simpel dan umum saja, namun sebetulnya, perlu latihan berkali2 agar menjawabnya terstruktur, tenang, namun meyakinkan. Soalnya kan pasti saingan dengan pelamar lainnya banyak, harus benar unik, detail, namun tidak mengada2

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak Marfa.
      Soalnya kadanga da pertanyaan-pertanyaan menjebak. Kurang menyimak, bisa salah jawab. Semacam psikotes hehehe

      Delete
  9. waaa jadi inget dulu pas ngelamar kerjaan, terutama baru lulus kuliah, wawancara sana sini dan betul pertanyaannya mirip sama yang ditulis ma bambang hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. secara umum sama saja ya, Mbak. Wawancara biar lebih mengenal secara personal si pelamar. Tapi kalau pertama, memang dag dig seeer, Mbak hahaha

      Delete
  10. Pas banget artikel ini, saya lagi cari kerja juga nih. Cuma memang belum banyak wawancara. Paling cuma chat di WA dan ngobrol aja dulu. Sekarang ini banyak wawancara secara online, tapi pertanyaan untuk wawancara ini tetap relevan meski secara online.

    ReplyDelete
    Replies
    1. O, iya, Mas. Ini diterapkan dalam amsa pandemi ya.
      Tapi sebenarnya dulu sudah diterapkan wawancara by phone. Dan sekarang sudah lebih keren ya, karena sekalian bisa video call.

      Delete
  11. 15 tahun yang lalu saya juga belajar cara wawancara kerja seperti ini. Teorinya emang gampang, cuma kadang keder juga kalau sudah berhadapan sama interviewernya, haha. Nice tips nih buat temna-teman fresh graduate.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, Mbak Damar. Secara teori mudah, aah.. paling tanya jawab saja. Tapi kadang ada hal di luar itu, misalnya grogi, nervous, ga pede lihat pelamar lainnya dan hal lainnya.

      Delete
  12. Artikel ini sudah ku-share ke adik sepupu yang kebetulan lagi nyari kerja
    Semoga dengan hasil menelaah tulisan ini dia berhasil

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin, Mbak Ammah.
      Goodluck ya, Mbak. Alhamdulillah bila tulisan ini bermanaat.

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Diharap tidak memasukan link hidup di komentar, ya. Maaf sekali akan saya hapus. Terima kasih dan salam semangat menulis.