Salah satu akivitas ngeblog saya adalah blog walking yang sering disingkat BW yaitu saling
mengunjungi blog, membaca, dan memberi komentar relevan pada postingan blog yang dikunjungi. Blog walking ini banyak manfaatnya, lho. mulai dari meningkatkan traffic blog, peningkatan visibilitas online, memperluas jarinan antar vlogger, ajang promosi, serta jadi evauais kualitas blog.
Kalau dulu, blogwalking saya lakukan secara mandiri. Jadi sering
mampir ke blog orang, lalu kemudianberharap dia balik komen. Namun car aini lebih
banya ruginya sih. Soalnya hanya sedikit yang jarang balik mampir, selebihnya
bye… bye… tekor deh.. saya hahaha
Gabung Grup Blog Walking
Akhirnya Solusi soal blog walking ini bisa terpecahkan. Awalnya
saya diajak seorang teman blogger ikut grup blog walking. Awanya saya herman,
eh heran. Teryata ada grup blog walking. Jadi kemana saja saya wkwkkw.
Nah, sejak ikut blog walking, saya semakin semangat. Bukan saja
meningkatkan performa blog saya, tapi secara otomatis membuat saya semakin
rajin posting tulisan baru di blog. Soalnya bukan apa-apa, Blog Walking ini paling
sedikit diadaan 2kali seminggu. Nah kalau rajin dan ikut beberapa grup, bisa
4-6 kali seminggu.
Pastinya pengunjung akan bosan juga harus mampir di postingan
itu-itu terus. Kan sudah komen, masa komen lagi. Kalau sudah begini, mereka
kadang tinggal balas komen saja. Isi postingan sudah pasti tidak dibaca lagi. Kan
sudah tahu isinya hehehe.
Trik Saya Ikut Blog Walking
Sebelumnya, saya sangat rajin ikut blog walking. Setidaknya
saya ikut4 grup blog walking. Jadi seminggu bisa 8 kali. Saya bahkan pernah
jadi grup blogwalking selama 2 tahun. Sekali putaran list BW pernah sampai 30-35 blog.
Tapi iu dulu, sebelum ibu saya sakit. Sekarang saya ada harus
fokus hal utama dan bagi waktu saja. Jadi paling sekarang saya hanya ikut 1
grup blog walking seminggu 2 kali. Kalau pas senggang sekali, baru saya ikut di
grup lain.
Nah, biar saya maksimal saat iut Blog Walking, maka saya ada
beberapa tips beriku ini :
Sedia waktu
Walau hanya mampir ke blog yangplaing banyak 20 blog, bahkan
bisa kurang, tapi saya tetap menyediakan waktu. Sebelum memutuskan ikut Blog Walking,
saya lihat dulu, apa di rentang waktu Blog Walking saya tidak ada aktivitas
yang menyita waktu. Kalau ternyata ada, saya mending tidak ikut dulu, daripada
Blog Walkingnya buru-buru dan tidak maksimal.
Mulai saja dulu
Sesuai pengalaman saya, biasanya yang bikin malas menyelesaikan Blog Walking itu karena menunda. Nanti dulu ah.. nanti deh, masih beberapa hari lagi. Padahal bisa saja hari ini saya Santai, besok ada kegiatan mendadak. Akhirnya mepet saat Blog Walking.
Jadi sekarang, saya kuatkan untuk mulai saja Blog Walking.
Karena teryata, awalnya saja yang malas. Kalau Sudah mulai baca 1-3 blog, eh..
kok inginnya lanjut terus, dan tahu-tahu sudah kelar. Dan kalau sudah kelar,
bisa ikut Blog Waking di grup yang lain juga.
Dicicil
Buar Blog Walking tidak terlalu berat, maka sekarang saya
mencicil. Misalnya ada 20 blog yang ikutan. Nah, bisa 5 blog dulu. Nanti lanjut
lagi. Kadang juga 10 blog, saya bagi duaa. 10 Blog duluu, baru lajut 10 blog.
Tapi sebenarnya kalau lagi rajin, Blog Walking 20 blog juga
bisa sekali duduk. Tapi saya pilih waktu yang benar-benar tidak terpotong
aktivitas lain. Misalnya habis salat Isya saya mulai BW. Jam segitu juga urusan
ibu saya sudah kelar. Beliau sudah makan malam, Ganti, daster, Ganti diapers,
lalu tidur. Paling cek diapers lagi pukul 12 malam. Jadi waktunya lowong dan
panjang bagi saya.
Senyamannya Saja
Blog Walking itu kuncinya senyamannya saja. Dan yang paling
tahu apa yang membuat saya nyaman, ya saya sendiri hehehe. Jadi saat Blog
Walking, saya seringnya pakai laptop. Walau pakai hape atau tablet juga
kadang-kadang.
Tapi pakai laptop membuat Blog Walking sangat nyaman. Jadi sekali
putaran, saya bukan3 blog dulu. Jadi otomatis kan, waku minimal 3-5 menit mampir
ke setiap blog sudah tercapai. Selain itu membuka blog pakai laptop, membuat
saya nyaman membaca postingan. Maklumlah.. usia saya buan ABG lagi. Sudah pakai
kacamata baca lagi. Kalau pakai hape saya kurang nyaman dengan tulisan yang
kecil. Pakai laptop saja, kadang saya tambah zoomnya. Apalagi pakai hape.. hello
apa kabar? Wkwkw
Jangan Curang Saat Blog Walking, ya
Satu hal yang perlu ditekankan dan diutamakan saat Blog Walking
adalah kejujuran. Jangan Bilang, biarlah.. hanya aku dan Tuhan yang tahu
hahaha. Paling tidak harus juju rada diri sendiri. Apalagi tujuan BlogWalking
ini untuk saling support agar sama-sama menguntungkan.
Jadi kalau bisa waktu Blog Walking jangan mepet banget.
Apalagi menjelang deadline Dijamin Blog Walkingnya bakan super ngebut. Kalah kecepatan
kereta whossh haha. Soalnya kenapa?
Pertama, postingan biasanya dibaca buru-buru.Bahkan malah
tidak dibaca. Akhirnya tidak mendapat manfaat dari isi postingan. Padahal Blog
Walking itu bikin tambah pengetahuan dan tahu banyak info bermanfaat juga. Akhirnya
saat komen, kadang tidak nyambung. Postingannya tentang apa, yang dikomen apa.
Kata nenek saya, ngarol ngidul hahaha. Bahkan kadang sudah ada di postingan,
masih ditanyakan juga. Lebih parah lagi, salah fokus. Sudah tahu saya pemilik
Blog Bambang Irwanto Soeripto pemiliknya seorang pria tampan rupawan, fotonya
juga sudah jelas terpampang, masih juga dipanggil Mba. Piye toh… jal..jal..
hahahaha
Kedua sekarang ada juga yang tidak jujur komen dengan
bantuan AI. Lho, kok bisa? Apa terlalu Lelah dengan urusan di dunia ini? Hahaha.
Awalnya saya nggak tahu, sampai beberapa teman blogger bisik-bisik di grup. Eh,
si itu pakai AI ternyata kalau komen Blabla…Saya sendiri tidak mengerti cara
komen pakai AI.
Jadi menurut saya hal ini jangan dilakukan lagi. Komenlah dengan
cara organik saja. Lagian komen itu membedakan dari gaya penulis masing-masing
juga. Kan, tidak jujur juga. Teman lain sudah Blog Walking dan komen dengan jujur
dan tulus, eh.. masih ada yang ambil jalan pintas.
Yuk, kita terus semangat Blogwalking. Pastinya harus jujur saat BW, ya. Kunjungi bloh, baca postingannya, lalu komentar yang relevan. Jadi manfaat Blog Walking kita bisa dapatkan dengan maksimal.




perkara salah sebut sapaan ini sebenarnya saya sempat kejadian sih. soalnya kadang suka lupa ngecek yang punya blog siapa dan karena masih belum kenal trus nulisnya keterusan pakai, Mbak. hihi. jadi kalau sekarang aku lebih sering pakai Kak aja biar universal gendernya
ReplyDeleteMemang peluang gak jujur terbuka di mana-mana, bahkan di aktivitas blogwalking ya mas. memang terkadang suka geli juga kalo ada yang komen tapi tidak sambung dengan posting, atau komennya asal saja yang penting setor beberapa kata.Baru tahu kalau sekarang bisa komen dengan AI
ReplyDeleteSampai sekarang saya tak kunjung paham, siapa bloger yg komennya ngga nyambung dan siapa yang pakai AI.
ReplyDeleteatau jangan²' mereka orang yang sama?
Aku berupaya banget komen secara organik , kalopun misalnya aku pernah ngalor ngidul ngetan ngulon ketika komen, boleh diingatkan ya Kak
Enjoy BW 💪
Agak sedih kalau nemu komentar yang nggak sesuai sama isi artikel pas blogwalking tuh. Kayak, kita tuh ini blogger lho. masa baca artikel dan komen yang sesuai isi artikel itu susah banget.
ReplyDeleteKalau aku biasanya nggak mau yang kebut-kebutan kalau BW. Aku lebih nyaman nyicil bacanya.
Jadi, beneran baca sampai akhir. Atau minimal punya insight tentang isi artikel untuk kukomentarin gitu kalau BW.
waaaaa bisa sampai 8x BW itu pak??? sembah sungkem saya wkwkwk ini ikut 2 ato 3 aja kadang udah keter gak bisa bagi waktu aku tuhhh maklum lah yaa nulis juga masih blm pro amat mikirnya masih lama haha...
ReplyDeletealhamdulillah sampai sekarang aku juga gak pernah pake AI pakkk selalu aku baca sampai akhir dan bener kata pak bambang kta bisa skalian belajar menulis yg lebih baik di blog nantinya :)
kalau saya, jujur masih rutin bw mandiri pak. Sehari minimal 10 blog lah ya. Cuma gak random, melainkan sudah saya grading terlebih dahulu. Yang sering komen balik, pasti saya utamakan. Yang ga pernah, yaudah kita hapus dari daftar, hihihi
ReplyDeleteKalo perkara BW ngasal dan pake AI, saya udah gak ambil pusing pak. Cukup kembalikan saja, hihi
Yang komen asal, saya balas pun sekenanya saja.
Sementara yang komen pakai AI, ya saya balas komen pakai AI lagi.
Buat apa repot2 sedia waktu untuk orang yang tiap komennya selalu pakai AI? Lebih baik saya fokuskan ke yang punya tulisan bagus. macam pak Bambang ni, hihihi.
Sarapan pagi pake ketupat
Ketupat dibuat oleh sang mama
Komen pake AI memanglah cepat
Tapi harus siap jadi musuh bersama
Jadi keinget zaman dulu Pak Bambang, saya kalau BW tu sehari bisa 100 artikel wkwk. Bukan yang BW tuker2an kek sekarang, tapi saya jelajahi sendiri dari grup2 di FB yang suka share2an blog itu lho di grup komunitas.
ReplyDeleteKalau sekarang BW tuker2an aja, karena yaaa lagi waktu2nya nggak ada.
Hihihi terniat BW aja pakai AI. Apalagi bahasanya jadi resmi banget, kek apaan sih.
Kalau saya biasanya nyicil bukanya 5 tab 5 tab. Biasanya mulai dari postingan dengan bahasan yang mudah saya mengerti, kek opini, kuliner, pilem2, kalau teknologi jujur saya baca belakangan krn kadang puyeng ada istilah2 teknisnya wkwk.
Intinya kalau BW di grup kudu komit aja sih ya, nggak sekadar BW tepat waktu, tapi ya dibaca :D
Hahahahahahaha aku sukaaaaaaaaa bangetttt postingan iniii ❤️❤️❤️❤️😍.
ReplyDeleteSeandainya semua yg ikut kewajiban BW seperti mas Bambang yaaa. Beneran baca, dan beneran komen yg nyambung.
Akupun pakai cara yg mas tulis di atas. Sehari kadang 5, atau kalau sedang banyak waktu, LGS selesai di hari itu. Soalnya selain BW wajib aku juga rutin BW sukarela di blog teman2 lain. Kdg memang sih ga dibalas, cuma GPP...toh aku anggabnya Krn memang tulisannya bagus, dan support utk mereka juga.
Palingan sedih aja, kalau temen yg BW balik, tp komennya ga nyambung atau kliatan basa basi hahahahah.
Tapi mau bilang apa yaa... Terserah ajalah.. 😂😅😅. Semoga siapapun yg baca tulisan mas Bambang ttg bw yg jujur, bisa terbuka hatinya hahaha
kalau diriku sih emang sesempatnya aja Pak Bams, dan sebisa mungkin ngga memaksakan postingan untuk dikomentari. Jadi beneran nyari topik yang emang menarik dan emang lazim aja. Kalau terlalu spesifik malah susah
ReplyDeleteDan kalau emang ngga ada tulisan baru yang menarik yah... skip dulu deh, biar ngga bosen orang ngebacanya dan ada variasi hehehe
Jelas-jelas nama Bambang adalah laki-laki.
ReplyDeleteBegitu pun nama Fenni, adalah perempuan.
Eh tapiii, daku pun seperti Pak Bams, ada yang komen salah sebut gender.
Kalau Pak Bams malah dipanggil mbak, daku yang udah pakai jilbab manis dan optimis dipanggilnya Mas, hihi.
Mau ketawa tapi gimana. Jadinya ya tandai aja itu orangnya.
Btw yang komen pake AI, daku pernah komen balik kepada yang komen pakai AI iti. Ya, istilahnya kau yang menabur maka kau pula yang menuainya hehe. Biar tahu juga gimana perasaannya kalau diperlakukan seperti itu. Kan gak adil ya.
Saya pun lebih nyaman pakai laptop pak, minimal tab la,lebih ramah mata, secara capek matanya kalau baca terlalu kecil. Bener pak kalau mepet DL itu capek banget, ngos-ngosan bacanya dan harus mikir cepet mau komen apa
ReplyDeleteBlogwalking mandiri itu menurutku soal ketulusan. Kalau memang lagi butuh informasi, kita akan mencarinya sendiri. Kalo udah ketemu tulisan yang dicari, kadang kita komentar, kadang gak. Dan gak berkomentar bukan berarti gak menghargai penulisnya. Ada banyak alasan yang masuk akal kenapa seseorang belum atau gak meninggalkan komentar.
ReplyDeleteSetelah membaca tulisan yang kita butuhkan, lalu apa yang sebenarnya kita harapkan? Dikunjungi balik? Kalau aku pribadi gak juga.
Beda cerita kalau kita sudah ikut blogwalking dalam sebuah grup. Di situ ada komitmen. Saat sudah memutuskan untuk ikut dan mendaftar, ya sebaiknya diselesaikan sesuai waktu yang ditentukan. Kalau memang ada kendala mendadak, itu hal yang wajar, tapi sebaiknya langsung dikomunikasikan. Tidak perlu berpanjang lebar, yang penting jelas.
Komentar yang ditulis mendekati batas waktu sering kali jadi kurang fokus. Akhirnya kayak sekadar menggugurkan kewajiban, hanya karena gak mau kena sanksi. Padahal menurutku, lebih baik kena sanksi daripada memberikan komentar yang gak nyambung, hehe.
Soal penggunaan AI, menurutku gak ada yang salah. Yang jadi masalah kalau digunakan tanpa bijak. Meminta AI membuatkan komentar tapi gak benar-benar membaca tulisannya dulu, rasanya jadi kehilangan makna dari blogwalking itu sendiri. Karena pada akhirnya, membaca itu soal rasa. Ya gak mas?
Aku dulu sering dengar teman-teman sesama blogger bahas blogwalking, tapi saya kira syarat ikut harus blog yang sudah matang dengan DA PA sekian-sekian. Makanya nggak berani minta ikutan.
ReplyDeleteNah baru gabung tahun lalu untuk pertama kalinya di grup mbak Fanny. Ternyata menyenangkan.
Saya selalu mencoba membaca dan komentar semua blog dengan baik. Memang harus meluangkan waktu. Biasanya saya cicil. Saya sendiri juga senang kalau ada yang baca dan komentar tentang tulisan saya dengan sungguh-sungguh.
Setuju nih, jujur dan tulus saat blogwalking itu penting. Bukan sekadar menghargai penulis yang sudah bersusah-susah membuat artikel, tetapi menunjukkan jati diri kita yang asli.
ReplyDeleteDuh, kalau pakai AI, kayaknya bikin aku nggak respect banget sih. Sebagai blogger, harus hobi baca dong. Masa blogwalking aja pakai AI hahhaa, cetas.
Intinya, blogwalking itu emang kudu menyiapkan waktu, mengatur ritme BW jangan sampe mepet. Kalau mepet biasanya suka ngasal dan merugikan diri sendiri, bikin yang membuat artikel bisa baper juga kan, alias sedih karena artikel yang dibuat susah payah malah di komen tidak nyambung.
Tulisan ini mewakili suara hati banyak blogger. Hidup mas Bambang.
Aku lebihh kaget pa oh ada wag salinv support husus, alhamdulillah efeknya ke view blog aku menanjakk karena blog walking bersmaa teman2
ReplyDeleteAwal2 aku pas liat list wahh 20 bacaan hehe keder juga nih tapi aku hrus cari trik nih slaah satunya ya nyicil day 1 3-5 yg pasti gamau pas dateline cape mata ahhehe
Seru ya blowworking sana bisa melihat dan membaca aneka macam tulisan dari para teman blogger karena pasti beragam dan menarik untuk dibaca sehingga bacaan kita tidak monoton saya penasaran dengan komen memakai AI karena belum pernah melakukannya. Kayak gimana ya? Ada contohnya ga? Mau belajar aja dulu
ReplyDeleteMas Bambang ini sesepuh di dunia perbloggingan nih. Mulai kenal sejak jadi punggawa BW di sebuah group blogger. Dari situlah aku jg terlecut utk selalu bikin postingan. Minimal seminggu sekali.
ReplyDeleteSekarang dgn semakin aktif BW, minimal aku hrs ada konten 2x seminggu. Itu kalo longgar sih. Dan sama kyk mas Bams, aku dalam 4 bulan terakhir jg ngurus ibu yg sakit. Kadang sambil nemenin beliau, bs sekalian posting atau BW. Mayan buat ngusir kebosanan. Hehe.
Dan bener sih sebenarnya enak sambil cicil kalo BW. Itu kalo agak longgar sambil nunggu sesuatu. Kyk kmrn pas kontrol ibu di RS. Jd sembari nunggu, aku sambil BW. Mayan bs dpt 5 blog dlm 30 menit.
Sama lagi Pak, aku juga pake cara 5 blog 5 blog. Rasanya lebih ringan dan cepet aja gitu. Nah, penyakit yang sering terjadi itu, lupa mepet deadline, walhasil buru-buru bacanya. Bener sih, kalau buru-buru manfaat yang harusnya didapat dari baca blog malah nggak dapet. Duh, siapa tu yang komen pakai AI? bisikin saya dong, gimana caranya tahu komen pakai AI, Pak ?
ReplyDeleteAku seneng banget BW karena bisa dapat manfaat dari tulisan teman-teman blogger. Yang tadinya nggak tahu tentang suatu hal jadi tahu. Ada tempat baru atau review resto jadi ada referensi kalau mau ke sana... :)
ReplyDeleteNah, aku juga ngerasa lebih maksimal pas BW pakai laptop sama kayak Mas Bambang. Bacanya lebih enak, buat komen pun jadinya lebih nyaman. Kalau pakai hape entah kenapa jadi ngerasa lebih lama juga buat nyelesein BW. Aku bisa sekali duduk selesai asal memang pas lagi senggang banget. Tapi suka juga dibagi per hari misal 5-10 tulisan, besoknya lanjut lagi.. :D
Haturnuhun, mas Bams..
ReplyDeleteJadi kontemplasi dan bahan renungan banget buatku yang merasa masih blogger, walau sering mengikutkan tulisan yang itu itu ajaa..
Kalau dibilang jenuh, engga juga sih yaa..
Karena menulis dan membaca itu bagian dari yang tak terpisahkan.
Kadangkala udzurnya, mungkin sinyal sedang gak bagus atau blog aku meman sulit dipahami, sehingga sampai menggunakan bantuan AI untuk komen.
Ijin bertanya mas Bams..
Kalau blog bambangirwantoripto dotcom ini memang komentar yang masuk dimoderasi dan gakkan di tampilkan kah?
Soalnya menurutkuu.. komen itu bisa jadi salah satu kata kunci yang ke detect sama google juga... mas Bams..
Maafkaaan kalau kurang berkenan dengan ke-sotoy-ankuuu...
Ditunggu cover majalan terbaru edisi 2026-nya, mas Bams...
Ayeee~~
Saya kalau BW mesti pagi atau malam menjelang tidur,,,jadi emang harus diluangkan waktunya jangan di sela-sela kegiatan atau pekerjaan nanti yang ada gak bisa membaca tuntas dan bingung mau komen apa. Seru juga sih membaca cerita-cerita teman-teman di blognya...banyak juga yang jadi rekomendasi destinasi kuliner dan traveling.
ReplyDeletesemangat dan saling support ya kak :D
ReplyDelete