Lagi cari ide olahan ayam yang rasanya nggak ngebosenin
dan bikin kalap makan? Kamu wajib banget cobain bikin ayam panggang bumbu
rujak! Paduan daging ayam yang super lembut dan juicy, dibakar atau
dipanggang dengan balutan bumbu merah kental yang pedas, manis, asam, dan gurih
bener-bener perpaduan yang memanjakan lidah. Wangi smoky dari ayam
panggang yang terkena bara api, plus bumbu santan yang terkaramelisasi dijamin
bikin seisi rumah langsung auto laper. Daripada beli mahal-mahal di restoran,
mending kita masak sendiri di rumah pakai Resep Ayam Panggang Bumbu Rujak yang praktis ini. Dijamin bumbunya medok dan dagingnya
super empuk!
Apa Itu
Ayam Panggang Bumbu Rujak?
![]() |
| foto : Superapp.id |
Meskipun namanya "bumbu rujak", hidangan
tradisional asal Jawa Timur ini sama sekali nggak pakai saus kacang atau
buah-buahan seperti rujak manis, ya! Dinamakan bumbu rujak karena warnanya yang
merah merona dan rasanya yang kaya perpaduan pedas, manis, dan sedikit asam
segar.
Ciri khas ayam panggang bumbu rujak:
●
Bumbu Merah
Pekat: Terbuat dari paduan cabai dan air
asam jawa yang menghasilkan keseimbangan rasa pedas manis nan segar.
●
Kuah Santan
Kental: Ayam diungkep terlebih dahulu
dalam bumbu dan santan kental hingga bumbunya menyusut (asat) dan
menempel sempurna pada daging.
●
Aroma Smoky: Proses pemanggangan atau pembakaran di akhir membuat
bumbunya terkaramelisasi dan memberikan aroma asap yang sangat sedap.
Kenapa
Daging Ayam Sangat Cocok untuk Menu Ini?
Kunci kenikmatan menu ini tentu ada pada daging ayam
(kamu bisa pakai ayam kampung atau ayam potong). Tekstur serat daging ayam
sangat pas untuk menyerap kuah santan dan bumbu asam pedas saat proses slow
cooking (ungkep). Sari pati alami dari daging ayam yang keluar saat direbus
juga akan bercampur dengan bumbu, bikin kuahnya makin gurih legit. Ketika
dipanggang, permukaan kulit ayam akan melindungi daging di dalamnya agar tetap
lembut dan juicy, sementara bagian luarnya menjadi agak kering dan crunchy
karena bumbu karamelnya.
Resep Ayam
Panggang Bumbu Rujak Praktis & Anti Gagal
Bahan-Bahan
●
1 ekor ayam, potong
4 bagian
●
Sedikit air jeruk
nipis (untuk rendaman)
●
2 lembar daun salam
●
2 cm lengkuas,
memarkan
●
5 lembar daun jeruk,
iris
●
2 batang serai,
memarkan
●
500 ml air
●
70 gr Sasa Santan
Bubuk
●
3 sdm minyak (untuk
menumis)
●
Catatan: Siapkan
juga bumbu halus bumbu rujak (seperti cabai, bawang, kemiri, dan asam jawa)
sesuai selera.
Cara
Membuat
1.
Persiapan Ayam: Rendam potongan ayam dalam air perasan jeruk nipis
selama beberapa saat untuk menghilangkan bau amis. Cuci kembali ayam hingga
bersih, lalu tiriskan.
2.
Menumis Bumbu: Panaskan 3 sdm minyak di atas wajan. Tumis bumbu halus
bersama daun salam, lengkuas, serai, dan daun jeruk hingga aromanya benar-benar
harum dan matang.
3.
Memasak Ayam: Masukkan potongan ayam ke dalam tumisan bumbu, aduk
perlahan hingga warna daging ayam berubah menjadi pucat.
4.
Mengungkep dengan
Santan: Tuang 500 ml air ke dalam wajan,
kemudian taburkan Sasa Santan Bubuk. Aduk rata agar santan tidak
menggumpal.
5.
Proses Meresap: Masak ayam dengan api sedang sampai airnya menyusut,
bumbu meresap ke dalam daging, dan tekstur santannya berubah mengental. Angkat.
6. Memanggang: Panggang ayam di atas bara api, grill pan, atau masukkan sebentar ke dalam oven hingga bumbunya sedikit mengering, terkaramelisasi, dan muncul aroma bakaran. Sajikan selagi hangat!
Tips Agar
Ayam Panggang Bumbu Rujak Lebih Empuk & Bumbu Meresap
●
Marinasi Jeruk
Nipis: Jangan skip merendam ayam
dengan perasan jeruk nipis dan sedikit garam sebelum dimasak. Langkah ini nggak
cuma menghilangkan bau amis, tapi juga membantu mengempukkan serat daging ayam.
●
Masak Sampai Asat: Kunci bumbu yang meresap sempurna adalah kesabaran!
Ungkep ayam dengan api sedang cenderung kecil hingga kuah santan benar-benar
menyusut tebal (asat) dan minyak alaminya keluar.
●
Oles Sisa Bumbu
Saat Dipanggang: Jangan biarkan sisa
bumbu ungkepan di wajan terbuang sia-sia. Oleskan sisa bumbu kental tersebut ke
permukaan ayam saat sedang dipanggang untuk menciptakan kerak bumbu (crust)
yang super lezat.
Kandungan
Gizi Ayam Panggang Bumbu Rujak
Hidangan ini tidak hanya lezat tapi juga kaya nutrisi!
Daging ayam merupakan sumber protein hewani tanpa lemak (terutama di bagian
dada) yang sangat baik untuk perbaikan sel otot. Selain itu, rempah-rempah yang
berpadu dengan santan kelapa menyumbangkan lemak nabati yang bisa menjadi
cadangan energimu seharian penuh.
Ide
Variasi Ayam Panggang Bumbu Rujak
●
Ayam Bakar Bumbu
Rujak: Jika tidak punya oven atau
panggangan grill pan, kamu bisa langsung membakarnya di atas bara arang
untuk aroma smoky ala warung tenda yang lebih autentik.
●
Bumbu Rujak Ikan
Nila: Racikan bumbu yang sama juga
sangat nikmat diaplikasikan pada ikan nila atau ikan gurame bakar.
●
Ekstra Pedas
Gila: Buat kamu si pencinta pedas,
tambahkan jumlah cabai rawit merah setan pada ulekan bumbu halusnya agar
sensasi pedasnya langsung nendang di lidah.
●
Ayam Rujak Suwir: Suwir-suwir ayam setelah dipanggang, lalu aduk kembali
dengan sisa bumbu kental untuk dijadikan isian sandwich atau pelengkap
nasi kuning.
Daging
Ayam Keras dan Bumbu Kurang Sedap? Rahasianya Ada di Sasa Santan Bubuk!
Kunci kelezatan [Resep Ayam Panggang Bumbu Rujak] memang
ada di proses mengungkep dan memanggang ayamnya. Kalau bumbunya nggak meresap,
rasa daging ayam jadi kurang maksimal dan bagian dalamnya terasa hambar.
Nah, supaya makin praktis dan bumbunya meresap sempurna,
kamu bisa pakai: Sasa Santan Bubuk.
Kenapa pakai ini?
Keunggulan
Sasa Santan Bubuk
●
Daging Kelapa Tua
Asli: Sasa Santan Bubuk dibuat secara
eksklusif menggunakan daging buah kelapa tua segar pilihan yang diproses dengan
higienis.
●
Aroma dan Cita
Rasa Terjaga: Diolah dengan beberapa
tahapan canggih hingga menjadi butiran granul. Proses ini sangat efektif untuk
mengunci dan mempertahankan keaslian cita rasa kelapa yang mantap, harum, dan
super gurih!
●
Mudah dan Super
Praktis: Penggunaannya gampang banget,
tinggal ditaburkan langsung atau dilarutkan ke dalam rebusan ungkepan ayam.
Nggak perlu repot marut kelapa lagi!
●
Serbaguna untuk
Apa Saja: Santan bubuk ini siap
melezatkan segala jenis masakan bund di rumah, mulai dari ayam bumbu rujak,
opor, gulai daging sapi, rendang, hingga dessert minuman manis.
●
Awet Disimpan
Lho!: Bentuknya yang bubuk membuatnya
bisa disimpan lebih lama dan awet digunakan kembali kapan saja. Tersedia dalam
berbagai kemasan (20 gr, 80 gr, 500 gr, hingga 25 kg) sesuai kebutuhanmu.
Yuk, Buat
Sendiri Ayam Panggang Bumbu Rujak di Dapurmu!
Nggak nyangka kan, bikin ayam panggang dengan bumbu mewah
ala restoran itu ternyata sangat mudah dipraktikkan? Dengan metode ungkep yang
tepat dan penggunaan santan bubuk andalan, kamu udah bisa menghadirkan sajian
istimewa yang manis, gurih, dan pedasnya pas banget di lidah. Yuk, jangan cuma
dibayangin kelezatannya! Segera siapkan bahan-bahannya dan eksekusi resep
andalan ini sekarang juga!
FAQ
Seputar Ayam Panggang Bumbu Rujak
Q: Kenapa disebut bumbu rujak padahal tidak pakai saus kacang atau buah?
A: Istilah
"bumbu rujak" pada masakan ini mengacu pada profil rasanya. Perpaduan
cabai dan air asam jawa menciptakan sensasi pedas, asam, manis, dan segar yang
menyerupai rasa khas saus rujak, meskipun tidak menggunakan ulekan kacang tanah
dan buah-buahan.
Q: Boleh nggak kalau ayamnya digoreng saja, tidak
dipanggang?
A: Tentu boleh.
Jika tidak ingin dipanggang atau dibakar, kamu bisa menggorengnya sebentar di
minyak panas. Ini dikenal juga dengan sebutan "Ayam Goreng Bumbu
Rujak".
Q: Apa rahasia agar daging ayam tidak mudah hancur saat
diungkep?
A: Kuncinya ada di
besaran api. Gunakan api sedang saat awal memasak, lalu kecilkan api ketika
santan sudah menyusut. Jangan terlalu sering membolak-balik ayam saat proses
ungkep sedang berlangsung.
Q: Berapa lama sisa ayam bumbu rujak bisa disimpan di
kulkas?
A: Ayam yang sudah
diungkep (belum dipanggang) bisa bertahan 3-5 hari di dalam chiller
kulkas, atau hingga berminggu-minggu jika disimpan di freezer sebagai
stok frozen food.
Q: Gimana caranya biar bumbu santannya kental merata,
legit, dan gurihnya meresap sampai ke tulang ayam?
![]() |
| foto : Sasa. co.id |
A: Kuncinya ada di
pemilihan kualitas kelapa! Biar masakan lebih praktis dan aromanya konsisten
wangi, pastikan kamu menaburkan Sasa Santan Bubuk
ke dalam air rebusan. Proses pengolahannya yang menggunakan kelapa tua asli
bikin kuahnya dijamin cepat kental, creamy, dan rasa gurihnya mengikat
sempurna ke seluruh serat daging ayam!





Di kala harga minyak goreng naik maka paling aman masak ayam panggang ya Mas. Malah lebih sehat dan rasa tak kalah enaknya.
ReplyDeleteBaru tahu Sasa santan ada versi bubuknya, biasanya beli yang cair (bentuk segitiga). Ini kalau di minimarket ada kah?
Aku baru tahu kalau marinasi pakai jeruk nipis dan garam itu bikin ayam makin empuk. Belum pernah aku lakuin sih. Bisa nih tips ini dicoba.
ReplyDeleteBumbu rujak ini serbaguna ya. Bisa buat ikan juga. Jadi pengin segera eksekusi. Beli dulu Sasa santan bubuknya.
Menggiurkan banget memang olahan masakan dengan bumbu rujak. Apalagi kalau masaknya jago, itu bumbu bisa meresap sampai ke tulang-tulang ayamnya. Beuh mantap (jadi lapar)! Yes, setuju, selain ayam, ikan juga enyaaakk banget dimasak bumbu rujak.
ReplyDeleteMomennya pas nih buat nanti lebaran, sambil nunggu waktu potong hewan qurban tiba hehe.
ReplyDeleteSoalnya juga teknik memasak, sama bumbu yang diperlukan buat mengolah ayam ini, terbilang ada lah yak di sekitar kita. Siip re-cook dah resep masakannya Pak Bams ini
Pas banget aku habis belanja ayam lalu baca resep ini. Jadi tergoda untuk masak Ayam Panggang Bumbu Rujak. Kayaknya enak banget untuk dijadikan stok online. Tapi makannya mesti hati-hati, sebab rawan nambah nasi berkali-kali kalau lauk istimewa seperti ini.
ReplyDeleteKebetulan, lagi bayangin enaknya besok sarapan apa ya. Wah, jadi ketangkap ide makan ayam panggang bumbu rujak. Juicy sekali, udah gitu jadi seger pula ya. Manalah pake Sasa santan bubuk, makin sat-set praktis serta rasanya udah kebayang bakalan jempolan, lezat, auto nambah nasi deh.
ReplyDeleteResepnya juga details, tinggal di recook ini sih.
Wah terima kasih resepnya, wajib dicoba ini karena kelihatannya yummy sekali. Saya terakhir mencicipi ayam panggang bumbu rujak waktu berkunjung ke Ayam Panggang Gandu Magetan.
ReplyDeletePak Bams jago juga nih masaknya hehehe. resepnya menarik buat dicobain pas weekend gini, Udah kebayang aja aromanya gimana kan ya
ReplyDeletePenggunaan santan bubuk juga ide yang praktis banget buat ibu rumah tangga yang sibuk. Aroma smoky saat dipanggang pasti bikin satu rumah auto lapar.
aku cobain akh... beneran penasaran
Waduh masih dicoba nih resep ayam panggang bumbu rujaknya karena selain masakan khas Indonesia resep ini juga tampak mudah untuk diikuti dan juga rasanya pasti lezat sehingga bisa menjadi variasi aneka menu ayam biar nggak yang itu-itu aja
ReplyDeleteMudah sekali ya mas Bams bikin ayam panggang bumbu rujak ini. Ga pake lama lagi bikinnya. Mana bahannya jg mudah dicari dan murah. Mgkn ayamnya aja yg lagi mahal sekarang. Eh kalo mau kurban gini, malah murah sih biasanya.
ReplyDeleteDan aku tuh sering beli Sasa Santan Bubuk ini. Tapi bukan utk resep ini. Aku beli ya buat mempermudah kalo bikin kuah. Ga perlu lagi beli kelapa, diparut trs diperas. Rempooong. Kalo ada santan instan gini, masak ga perlu ribet. Tinggal satset.
Menggiurkan sekali yaa penampakan ayam panggang bumbu rujaknya berlimpah bumbu rempahnya bikin rasanya lebih lezat.. pantas kalau ke luar negeri, rasa makanan jadi hambar ya bumbunya nggak banyak kayak masakan Indonesia
ReplyDeleteAh iya beenr banget ya pak,kalau bentuknya bubukan santan gini jadi mudah penyimpanannya, asalkan pas sekali sobek kemasan dipakai semua.
ReplyDeleteTapi menarik karena Sasa menyediakan berbagai macam ukuran kemasan, sehingga bisa menyesuaikan kebutuhan pemakainya buat masak2.
Saya juga pakai sasa kelapa pak, tapi pakai yang cair, enak praktis wis, ga pakai marut kelapa sendiri wkwkwk
ReplyDeleteTapi biasanya kalau buat ayam bimbi rujak ga ta panggang langsung bisa disantap saat matang, namanya ga jadi ayam panggang bumbu rujak dong wkwkwk
Aku baru tahu klo ayam panggang itu pakai santan. Tapi mungkin itulah rahasia agar ayamnya lebih gurih ya mas
ReplyDelete