} 5 Pesona Pantai Lampon Kebumen - Cerita Bambang Irwanto

5 Pesona Pantai Lampon Kebumen

5 Pesona Pantai Lampon Kebumen - Bila teman-teman berwisata ke pantai, jangan lupa mampir ke pantai- pantai yang berada di kabupaten Kebumen Jawa tengah. Semua pantainya memikat, termasuk pantai Lampon. Pantai yang masih masuk wilayah wisata Desa Pasir kecamatan Ayah ini, menyajikan  wisata yang komplit dan memikat.



Nah, berikut 5 Pesona Pantai Lampon Kebumen yang perlu teman-teman ketahui. 


Pantai Lampon



Namanya juga pantai Lampon, ya pastinya ada pantainya. Jadi dari pintu gerbang yang berada di atas bukit, teman-teman harus menyusuri jalan-jalan setapak, lalu sedikit menurun. Tidak perlu khawatir nyasar, karena papan-papan petunjuk sudah terpasang. Kalau masih ragu, bisa bertanya pada petugas.


                                       

Pantai Lampon ini memang tidak terlalu luas, namun indah. Ini karena adanya paduan tebing dan batu-batu karang. Juga ada gua kecilnya. Tepian pantai bisa teman-teman gunakan bermain air dan pasir.  Lalu di sisi lain, ada air yang mengalir alami dari bebatuan. Pastnya teman-teman bisa bermain air dan pasir.

Bukit Indah


Pantai Lampon ini karakternya hampir sama dengan pantai Surumanis. Mungkin karena mash satu lokasi, ya. Jadi bukit di atas, lalu pantai di bawah. Makanya dari atas bukit itu, pemandangan sangat indah. Teman-teman bisa melihat pantai lain yang masih berada di sekitar, termasuk pantai Watu Bale yang masih masuk Desa wisata Pasir kecamatan Ayah ini.




Di atas bukit, banyak spot-spot foto menarik. Seperti rumah, jembatan, rumah pohon, ayunan dan lainnya. Serunya, setiap angle bagus, jadi teman-teman hanya perlu memperhati pencahayaan alami dari matahari. Kemudian, karena banyak spot foto, jangan lupa mengisi full baterai kamera atau smartphone. Terus bawa juga powerbank.





Bila lelah, saung-saung sudah tersedia menghadap ke pantai. Itu sangat menyejukkan mata, hati dan jiwa. Banyaknya pepohonon, membuat udara sejuk. Mau membuka bekal makanan juga boleh. Mau tidur-tiduran juga boleh banget hehehe.


Pantai Gebyuran


Wisata pantai Lampon ini berbeda dan spesial dibandingkan wisata pantai lainnya di kebumen. Yang spesialnya adalah, kalau pantai lain hanya mempunyai satu pantai, nah, pantai lampon ini ada dua pantai. Selain pantai Lampon tadi, ada Pantai Gebyuran.



Pantai Gebyuran ini letaknya di sisi lain pantai Lampon. Menuju ke sana, kita melewati jalan setapak tanah. Begitu akan turun, cemara-cemara laut sudah menanti dengan pemandangan yang indah. Boleh kok, pas mau turun, rehat sejenak di bangku bambu yang disediakan. Dijamin akan memanjakan mata, kareta pemandanganya sangat indah.



Pas turun, saya pun suprais dengan pantai Gebyuran ini. Tidak terlalu luas untuk dijelajahi, tapi sangat eksotis karena masih sangat alami. Salut pada pengelolah, karena mampu menjaga kealamian pantai Gebyuran ini.



Ada gua kecil tapi tidak dalam. Stalagmit-stalagmit terbentuk alami. Bahkan ada yang masih mengeluarkan air dan bisa diminum. Lumayan buat cuci muka juga untuk meningkatkan kesegeran hehehe
Soal foto, jangan kuatir. Setiap sudut bisa dijadikan spot foto bagus. Mulai dari pantainya, batu karangnya, sampai guanya. Cari angle pas, maka hasilnya akan keren.


Gua Woro-Wari dan Gua Celeng


Pesona pantai Lampon lainnya adalah adanya gua woro-wari dan gua celeng. Gua woro-wori ini ukurannya cukup luas. Sedangkan gua Celeng agak kecil. Mungkin sesuai namanya, kalau gua ini dulunya adalah tempat tinggal babi.


Nah dari gua celeng ini, akan tembus juga ke tempat menuju pantai Gebyuran. Tapi hati-hati jalannya dan agak merunduk ya. Terus pas keluar gua, masih harus jalan menurun lagi.



Gua Woro-Wari dan gua Celeng ini bagus juga untuk spot foto. Apalagi banyak stalagmit-stalagmit alami. Pastinya jadi backround foto yang memikat. Lalu di sini masih banyak monyet liar. Jadi bisa jadi obyek foto juga. Tapi tenang, mereka aman kok dan tidak menganggu.


Karang Penganten

Ini namanya Karang Pengantin. Hanya warga menyebutnya Karang Penganten. Disebuat begitu, karena beredar mitos, kalau sepasag kekasih dilarang berkunjung ke Karang penganten ini. Bila dilanggar, maka rencana pernikahan akan batal. Tapi ini mitos ya. Bisa percaya bisa tidak.



Lokasi menuju Karang Penganten ini memang masih sulit. Makanya yang sampai ke sana rata-rata anak muda hehehe. Hanya menurut Ibu warung setempat, katanya nanti akan dibangun jalanan menuju ke sana. Jadi para pengunjung akan mudah mencapai Karang Penganten.




Itulah 5 pesona pantai Lampon. Bagaimana, teman-teman tertarik ke sana? Tidak afdol kaau cuma baca postingan ini, akan lebih puas kalau sudah ke sana. Maka akan jadi pengalaman indah dalam hidup hehehe.



Apalagi tiket masukya sangat terjangkau. Terdiri dari 3 lembar tiket, yaitu tiket masuk 5 ribu, tiket wahana selfie 5 ribu, dan parkit motor 2 ribu. Kalau teman0teman membawa kendaraan roda 4, nanti disesuaikan. Selamat berlibur.

Bambang Irwanto 


Subscribe to receive free email updates:

18 Responses to "5 Pesona Pantai Lampon Kebumen"

  1. Aku tuh sebenarnya iri *positif dengan postingan Mas Baim yang dolan-dolan terus... Hehe
    Semoga nanti bisa ada kesempatan buat banyak nulis dan jalan-jalannya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin, Mas Kay.
      Dan jalan-jalan sambil nulis itu seru, mase.
      Dapat paket komplit. Refreshing iya, dapat tulisan iya hehehe.

      Delete
  2. Bagus banget hasil jepretannya. Pemandangan yang bikin betah semua orang ini mah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih, Mbak Ida.
      Padahal ini hanya pakai kamera hape dengan bantuan tripod, Mbak.

      Delete
  3. Khas pantai kebumen ya ada karang, perbukitan, goa...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas Pring. Perpaduan yang komplit dan memesona.

      Delete
  4. Wah bagus pantainya, jangan pengen mantai di Kebumen hehe.
    Kalau liat di potonya spot fotonya msh masuk dan gak lebay warna warni xixixi
    Btw kalau sekarang goanya masih ada babinya kah pak?
    Babi liar itu ya? hihihi khawatir diseruduk aku wkwkwk, moga2 gk ada lagi :D :D :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak April. Tetap disesuaikan agar kekinian, tapi tetap dipertahankan keaslian alamnya.
      Sudah aman soal babi, Mbak April. Jadi wisatanya semakin menyenangkan hehehe.

      Delete
  5. Bagus banget pemandangannya, jadi pengen jalan2 kesini.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo, ke sini, Mbak Selvi.
      Banyak sekali tempat wisata yang menarik.

      Delete
  6. Ah, ternyata Kebumen gak kalah indah ya pantai dan tempat wisatanya. Pantai Lampon ini kayaknya wajib kudatangi kalau pergi ke Kebumen apalagi sebagai anak pantai jiwa ombak saya terpanggil setelah baca postingan ini ha...ha..ha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wajib dong, Mas Erfano. Apalagi tidak jauh dari pantai Lampon, ada pantai Surumanis juga, Mas. Jadi sehari bisa dua lokasi.

      Delete
  7. lokasinya keren-keren, yang paling menarik perhatianku itu bukit yang bisa melihat watu bale. Nampaknya bagus buat menikmati angin segar dengan iringan suara desiran ombak.

    btw, itu beneran nama kecamatannya kecamatan Ayah?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mal Ilham. Dan karena berdekatan, dari pantai Lampon, Mase bisa langsung ke pantai Watu Bale.

      Delete
  8. Liburan yang menyenangkan ya Pak Bams!!
    Pantainya masih terlihat alami..

    Semoga bertahan terus untuk warisan lingkungan anak dan cucu nanti. Jangan sampai dirusak oleh tangan2 jahil*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sangat menyenangkan. Makanya saya betah hahaha.
      Yuk, dolan ke Kebumen.

      Delete
  9. Sepertinya saya juga melewati saat pulang dari pantai menganti.
    Ingin mampir, tapi sudah keburu malam.
    Indah juga ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mas. Padahal dekat pantai Lampon, ada juga pantai Surumanis yang juga memikat, Mas.

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Diharap tidak memasukan link hidup di komentar, ya. Maaf sekali akan saya hapus. Terima kasih dan salam semangat menulis.