} Bangga dengan Produk Buatan Indonesia - Bambang Irwanto Ripto

Bangga dengan Produk Buatan Indonesia

Beberapa waktu lalu, saya iseng membuka galeri foto saya di smartphone. Wah, saya menemukan foto-foto saya saat berkunjung ke candi Prambanan tahun 2019 sebelum pandemi. Ini agak berbeda dengan ngebolang saya di tempat lainnya, karena saya memakai kemeja batik, salah satu warisan leluhur Indonesia. 

produk buatan indonesia yang membanggakan

Pas saya unggah ke media sosial saya, ternyata banyak yang like. Pastinya saya senang sekali. Dan tanpa saya sadari, saya sudah melakukan dua hal dalam satu waktu. Mempromosikan wisata dan Batik. Saya bangga buatan Indonesia

Selain batik, banyak sekali produk-produk keren buatan Indonesia. Dan itu tersebar dari Sabang sampai Merauke. Semuanya sangat berpotensi. Mulai dari makanan, minuman, kerajinan dan lainnya. Makanya, saat saya ngebolang, saya suka memakai topi anyaman pandan khas Kebumen. Lain waktu, saya juga memamerkan kain ikat.

batik kebanggaan indonesia
Batik dan Candi Perambanan yang Sama-sama Kebanggaan Indonesia

Bahkan beberapa produk Indonesia sangat terkenal di luar negeri. Seperti mie instan. Bumbu masak instan, dan permen kopi. Makanya harus terus dijaga mutu kualitasnya dan terus dikembangkan. 


Alasan Membeli Produk Indonesia 

Awalnya, saya membeli produk Indonesia ya, sekadar membeli saja, dan memang sudah menjadi kebutuhan. Misalnya mau beli baju, maka saya langsung pergi ke toko, memilih baju yang disukai, beli, selesai. Ingin beli camilan, ya tinggal beli. Namun semakin lama, ternyata saya mempunyai beberapa alasan untuk terus membeli produk buatan Indonesia.

produk poci teh dari tegal
Produk Poci Teh dari Tegal


Kualitasnya

Pertama, Produk Indonesia itu kualitasnya sangat bagus. Jadi tidak heran sudah diekspor ke negara lain. Bahkan saya pernah menonton salah satu channel youtube orang Indonesia yang tinggal di Jerman. Dia membeli sepatu di sana, ternyata Made in Indonesia hehehe.

Produk Indonesia dengan kualitas bagus ini, pastinya dihasilkan dari proses waktu yang lama. Ada tahapan-tahapan yang dilalui. Sampai akhirnya jaminan mutu. Dan orang luar negeri pun mengakui hal itu.


Harganya Terjangkau

Pastinya produk Indonesia lebih terjangkau dibandingkan produk luar. Ini yang membuat saya happy, karena dapat produk bagus, tapi harganya pas di hati dan kantong hehehe. Misalnya saya mempunyai dana 1 juta. Kalau produk luar mungkin hanya mendapatkan 1 produk. Kalau produk lokal, saya bisa mendapatkan 4-5 barang. Bisa juga saya membeli produk lainnya. 

Ini jelas membuat saya bisa berhemat. Penghematan tidak hanya pada produknya, tapi juga bisa pada ongkirnya. Apalagi sekarang masih pandemi, dan disarankan belanja online. Bahkan kadang ada gratis ongkir. 


Membantu Perputaran Roda Ekonomi

Banyak sekali produk-produk Indonesia lahir dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah atau UMKM. Jadi. Kalau bukan kita yang membeli produk sendiri, siapa lagi. Ini sekaligus membantu agar UMKM terus tumbuh, maju dan berkembang.

Soalnya di dalam UMKM itu banyak penghidupan bagi orang lain. Contoh simpelnya para pekerjanya yang harus menghidupi keluarganya. Semakin banyak terjual produk, maka produksi akan semakin bertambah. Kehidupan pun akan semakin baik dan sejahtera.


Produk Lokal Sangat Sesuai 

Produk Indonesia itu sudah sesuai untuk orang Indonesia. Logikanya yang buat orang Indonesia, maka semua akan disesuaikan. Dan pas ini sudah disesuaikan dalam segala aspek. 

Nyaman Dipakai

Produk Indonesia itu bahan-bahannya sudah disesuaikan dengan orang Indonesia, termasuk iklimnya yang tropis. Makanya nyaman digunakan.

Ukuran Pas

Pengalaman saya selama memakai produk Indonesia, itu nyaman dipakai. Misalnya sepatu. Ukuran kaki orang Indonesia pastinya berbeda dengan ukuran kaki orang luar.

Rasanya Makyus

Begitu juga seputar makanan. Buatan lokal pastinya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Selain itu juga sehat dan bergizi

Sesuai dengan Jenis Kulit

Begitu juga beragam produk yang kita pakai sehari-hari. Pastinya disesuaikan. Misalnya produk kecantikan sudah disesuaikan dengan jenis kulit wanita Indonesia. 

Aman dipakai dan dikonsumsi

Produk Indonesia banyak memanfaatkan bahan-bahan alami. Tengok saja obat herbal. Begitu juga pewarna pakaian yang banyak memanfaatkan tanaman. Terus sudah lulus uji kelayakan dan terus diawasi oleh Badan Pengawasan Obat dan Makanan atau POM.


Bangga dan Mencintai Buatan Indonesia

Agar produk Indonesia terus maju dan berkembang, maka perlu peran serta semuanya. Karena kapan hanya satu sisi yang bergerak, maka hasilnya akan sia-sia. 

pameran anyaman pandan kebumen
Grebek Pandan Kebumen


Pribadi

bangga membeli produk sendiri. Dengan membeli lalu memakai produk lokal, berarti ikut mempromosikan juga.

Berhubung saya penulis, maka saya juga bisa ikut mempromosikan produk-produk Indonesia lewat tulisan saya. 


Pemerintah

Sejauh ini pemerintah sudah berperan aktif seputar produk Indonesia. Tidak hanya pemerintah pusat, pemerintah daerah juga. Misalnya beberapa waktu lalu, Presiden Jokowi meluncurkan Pemerintah program bangga dan membeli produk sendiri.

Selain itu juga mengadakan pameran-pameran baik di dalam maupun di luar negari. Bahkan pemerintah Kabupaten Kebumen pun ikut aktif. Misalnya menggelar pesta Grebek Pandan. Tujuan selain mempromosikan potensi daerah, juga mengembangkan produk lokal.

Kemudian produk lokal terus bertahan, maka perlu diadakan pelatihan agar lebih inovasi lagi. Misalnya dulu lanting hanya rasa bawang, sekarang aneka rasa. Contoh lain, dulu kerajinan anyaman pandan hanya berupa tas, sekarang produknya sudah beraneka raga,.

Begitu juga soal regenerasi, jangan sampai punah. Harus ada cara untuk menarik generasi muda terjun langsung. Harus ada sebuah suntikan, agar mereka semakin bersemangat.


E-comment

Kehadiran E-Commerce sangat mendukung penjualan produk Indonesia. Apalagi di zaman pandemi seperti ini. Mereka memberi ruang untuk berjualan. Termasuk Blibli yang banyak menjual produk-produk Indonesia. Akhirnya pandemi tidak jadi penghalang lagi.


Pusat Perbelanjaan

Sesuai pengamatan saya, Pusat-pusat  perbelanjaan juga mendukung kemajuan produk lokal. Misalnya menyediakan pojok khusus yang menjual produk-produk kerajinan. Selain menjual, juga diadakan demo untuk menarik pengunjung. Misalnya membatik langsung.

Yuk, terus bangga dengan produk buatan Indonesia. Dari bangga akan menjadi mencintai. Selanjutnya karena sudah mencintai produk sendiri, maka akan terus membeli. Akhirnya Produk Indonesia semakin maju dan berkembang. Salam...


Bambang Irwanto

Subscribe to receive free email updates:

24 Responses to "Bangga dengan Produk Buatan Indonesia"

  1. Saya juga senang dengan produk-produk buatan Indonesia, apalagi sesuatu yang kreatif. Selain ramah lingkungan, ada rasa bangga juga menggunakannya. Dengan adanya e-commerce ini ternyata turut membantu para pelaku UMKM khususnya ada di Indonesia ya mas bambang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Karena sejatinya, produk Indonesia itu kualitasnya sudah bagus. Bahkan banyak diekspor ke luar negari. Dan kehadiran e-commerce memang sangat membantu, termasuk di zaman pandemi ini.

      Delete
  2. Wah baca ini mengingatkan saya kalau jalan-jalan ke luar negeri saya biasanya ada tema batik-batiknya. mereka suka. akhirnya saya kayak merasa makin bangga deh memakai pakaian produk lokal. pakaian, atau apapun lainnya. kecantikan juga sama produk lokal cocok buat kulitku yang orang tropis pastinya. ataupun barang kerajinan lainnya, selain mendorong kebanggan pada produk lokal pastinya juga mendorong para UMKM untuk lebih meningkatkan ekonominya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini keren, Mbak Mei. Jadi secara tidak langsung, kita ikut mempromosikan produk lokal juga. Insya Allah kalau diberi kesempatan ke luar negeri, saya mau pakai produk lokal. Misalnya pas jalan-jalan pakai batik hehehe.

      Delete
  3. Aku jadi inget di salah satu mall di kotaku, di lantai bawahnya deket parkiran itu ada yg spot khusus yg produk2 kerajinan khas kotaku dan kerajinan lainnya juga. Jadi setiap pengunjung yg bawa kendaraan pasti melewati stand itu. Sebetulnya produk2 kita tuh keren2 ya pak, kualitasnya juga bagus2. Jadi bener2 bangga deh pakenya juga :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mantap ini, Mbak. jadi produk-produk daerah yang memang sudah bagus, harus terus diperomosikan agar terus maju dan berkembang.

      Delete
  4. eh bener banget ini mas bambang, produk lokal pastinya sudah menyesuaikan dengan kebutuhannya juga ya, jadi lebih paham pada kebutuhan konsumennya.

    saya jadi pengen nambah koleksi batik nih, buat bekal nanti kalau ke luar, hihi.. biar bisa foto foto pakai batik kayak mas bambang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak Ghina. Karena logikanya, orang Indonesia yang buat, jadi sudah disesuaikan dengan orang Indonesia. Apalagi produk lokal memang bagus dan berkualitas.

      Delete
  5. Aku juga nih pak Bams, mending beli produk lokal buatan Indonesia aja daripada produk luar mah. kualitasnya juga oke kok yaaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Kak Han. Produknya bagus, harganya terjangkau, plus membantu perputaran roda ekonomi juga.

      Delete
  6. Produk lokal banyak yang bagus2 dan harga jauh lebih terjangkau.
    Sepakat, membeli produk lokal bagian dari cara mencintai negeri ini karena ikut membantu perpuran perekonomian ya pak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Kalau bukan kita yang mencintai produk dalam negeri, lalu siapa lagi, ya? Apalagi produk lokal sudah jaminan mutu.

      Delete
  7. iya dong
    harus bangga dengan produk lokal
    karena selain kualitasnya bagus, juga lebih pas buat kantong kita sendiri, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul sekali, Mbak. Sudah kualitasnya bagus, pas di hati dan kantong lagi hehehe. dengan memakai produk dalam negeri, selain bangga juga ikut mempromosikan juga.

      Delete
  8. Dengan pakai produk dalam negeri, sekaligus kitanya dukung perekonomian bangsa juga. Apalagi menurut daku coraknya menarik, harganya pun terjangkau.
    Soalnya daku juga punya baju batik banyak, bisa digunakan formal maupun buat hangout hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Pastinya ini membuat UMKM juga semakin maju dan berkembang. Potensi-potensi anak muda semakin terus terasah untuk terus menciptakan produk-produk unggulan.

      Delete
  9. Waktu ke Tegal saya juga beli perlengkapan minum Teh Poci seperti itu, Pak. Cuma ada yang pecah karena berdesakan di kereta. Waktu itu kereta belum seperti sekarang. Kemudian saya beli lagi, eh, ada yang pecah lagi, haha, dasar belum rejeki. Sejauh ini saya juga suka pakai produk lokal. Toh kualitasnya makin oke, dengan harga sangat terjangkau. Oh ya,untuk teman di Singapura, saya sering bawakan batik dan kopi hitam sebagai oleh-oleh.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Saya beberapa kali lewat Tegal, dan langsung tertarik dengan poci teh. Hanya karena naik motor, saya belum beli. Ya, takut pecah. Nah, ndilala ada murid menulis saya datang berkunjung ke rumah. Saya dibawakan teh poci itu.

      Delete
  10. aku kok gagal fokus sama pocinya ya, itu bagus dan apik banget mas. beli dimana. Produk Indonesia ini juga bagus kok, gak kalah pokoknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu banyak dijual di daerah Tegal, Mbak. Hanya yang punya saya itu, kebetulan saya dibawakan oleh murid kelas Kurcaci Pos. Sering lewat Tega; dan pengin beli. hanya takut pecah, karena naik motor hehehe.

      Delete
  11. makin ke sini, batik dan segala produk lokal itu bener-bener makin cakep deh. bikin gak mungkin berpaling, dan setuju, harganya lebih terjangkau saldo shoopepay 😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju, Mbak. Apalagi sekarang coraknya juga disesuai. Misalnya untuk anak muda, potongan, warna dan coraknya sangat disesuaikan.

      Delete
  12. Harus bangga dengan buatan asli Indonesia.
    Karena buatan Indonesia sangat indah dan cantik juga budayanya yang semoga terus lestari.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamin.. itu memang harapan kita semua, Mbak. Apalagi Batik memang sudah jadi warisan leluhur yang harus terus dijaga.

      Delete

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Diharap tidak memasukan link hidup di komentar, ya. Maaf sekali akan saya hapus. Terima kasih dan salam semangat menulis.