Satu hal yang saya syukuri adalah ibu saya masih memiliki gaji pensiunan dari Almarhum Bapak saya. Alhamdulillah jumlahnya bisa memenuhi kebutuhan ibu saya, walau tetap ibu saya juga ada jatah bulanan dari adik saya.
Nah, setiap bulan itu, ibu saya mengambil gaji di kantor pos Gombong kebumen Jawa Tengah. dulu malah awalnya di Kantor Pos Kebumen di kota kabupaten. Biasanya sekalian reunian dengan ibu-ibu lainnya sesama warakawuri atau istri tentara yang suaminya meninggal dunia.
Saat Ibu Sakit
Sejak ibu saya sakit awal bulan Desember 2023, ibu saya memang tidak bisa mengambil
sendiri gajinya di kantor pos. Apalagi kemudian, saya dan saudara lainya
memutuskan membawa ibu ke Depok saja. Alhamdulillah, pengambilan gaji ibu saya masih bisa diwakilkan oleh
adik saya yang kebetulan masih tinggal di sana. Syaratnya juga dimudahkan. Pakai surat
kuasa yang sudah disediakan ASABRI, lalu disahkan oleh tanda tangan lurah atau kepala desa setempat.
Namun mulai bulan Januari 2025, adik saya ada
keperluan dan tidak bisa mewakili ibuu saya mengambil gaji lagi. Waduh, ini
bagaimana, ya? Karena saya tidak mungkin stay di Gombong. Bisa saja ambil gajinya dirapel untuk 3 bulan. Tapi Bolak balik juga 3
bulan sekali juga kurang worth it. Bisa tekor diongkos hehehe.
Akhirnya, saya pun mencari solusinya. Paling mudahnya, memang menghubungi pihak kantor pos Gombong dulu. Alhamdulillah katanya, gaji ibu saya sekarang bisa diambil di kantor pos mana saja yang terdekat dari domisili. Asalkan membawa buku gaji dan kartu identitas. Tapi sebelumnya absen dulu di aplikasi ASABRI sebelum ambil gaji. Dan ini memang sudah saya lakukan.
Untuk lebih menyakinkan, saya lalu bertanya lewat akun X kantor Pos. Alhamdulillah responnya cepat. Jadi saya tinggal konfirmasi lagi dengan kantor pos terdekat. Jadi saya sudah bisa mengembalikan gaji ibu saya. Apalagi sudah awal bulan hehehe.
Saya dan adik saya lalu mengingat kantor pos mana yang
terdekat dari tempat tinggal saya saat ini di Depok. Akhirnya ketemulah kantor
pos di daerah Merdeka Depok. Dan kebetulan saya sudah tahu lainnya, karena
berdekatan dengan kantor pajak kendaraan motor. Kebetulan saya sering membantu
adik saya membayarkan pajak motor dan mobilnya. Daripada dia izi kerja. Mending
dia kasih saya uang pembeli bakso hahahaha.
Konfirmasi ke kantor pos terdekat
Setelah mendapatkan informasi yang jelas, saya pun bergegas ke kantor pos Merdeka. Alhamdulillah petugasnya sangat ramah. Dijelaskan kalau benar sekarang pengambilan gaji pensiun bisa dikantor pos mana saja. Alhamdulillah bisa diwakili. Hanya untuk pengambilan awal atau pertama kali di kantor pos Depok, ibu saya harus ikut dulu. Nanti selanjutnya baru bisa diwakilkan.
Saya pun berkoordinasi dengan adik saya. Mau tidak mau, dia hrus cuti dulu untuk mengantar saya dan ibu mengambil gaji di kantor pos merdeka Depok. Dia pun langsung yess, awas saja kalau tidak yess hahaha. Saya pun memperhitungkan waktunya. Kantor pos sudah buka pukul setengah 8 pagi. Kalau amil gaji di atas tanggal 5, pasti sudah tidak mengantre. Bisalah kelar paling lambat pukul 9 pagi. Adik saya bisa masuk kerja jam 10 dan pulang jam 6. Jadi hitungannya idak perlu cuti. Yesss...
Pengambilan gaji
Tanggal 5 Februari 2025, sesuai rencana, saya, ibu dan adik
aya sudah meluncur ke kantor pos merdeka pukul segera 7. Ini perhitungannya,
semakin cepat sampai, maka akan dapat antrean cepat juga. Alhamdulillah sesuai
prediksi. Ibu saya cepat dilayani pengambilan gaji dan adik saya bisa lanjut ke
kantornya.
Alhamdulillah semakin dimudahkan mewakili ibu saya
mengambil gaji. Saya pun bisa mengatur jadwalnya. Dan aya sengaja saya pilih
mengambil gaji di tas tanggal 5. Biar sudah tidak antre lama .
Nah, prosedurnya seperti berikut :
- Pertama, saya absensi dulu di aplikasi ASABRI.
- Setelah beres, saya datang dulu ke kantor pos. Dan pengambilan gaji itu di samping kiri kantor pos.
- Selanjutnya, saya menyerahkan buku gaji ibu saya, lalusaya duduk dulu menunggu dipanggil.
- Setelah dipanggil, petugas kantor pos akan memprint slip gji ibu saya. Saya lalu pulang dulu. Slip gaji itu akan ditandatangani oleh ibu saya. Lalu saya akan foto ibu saya yang sedang memegang slip gaji.
- Kemudian saya pun kembali ke kantor pos. Saya serahkan slip gaji dan forokopi KTP ibu saya, lalu duduk menunggu dipanggil lagi
- Setelah dipanggil saya perlihatkan foto ibu saya yang memegang slp gaji. Petugas akan memfoto foto saya. setelah oke semua, Petugas memberikan gaji ibu saya. Selesai.
Alhamdulillah sekarang sangat dimudahkan. Saya sangat berterima kasih kepada pihak ASABRI dan Kantor Pos Indonesia atas kemudahan ini. Kini Ibu saya bisa mengambil gaji pensiun di mana pun sedang berada.
Ya memang sudah seharusnya segala urusan dipermudah, bukan dipersulit. Zaman digital kok masih ribet aja ya kan Mase. Salah satunya ya terobosan ambil gaji pensiun bisa di kantor pos mana aja. Bagus langkah yang dilakukan oleh institusi sekelas Kantor Pos Indonesia.
ReplyDeleteBTW, banyak typo Mase, kayaknya perlu ngebakso dulu niiih 😀😀
Alhamdulillah ya, Pak. Lebih mudah dan lebih fleksibel. Mungkin pertimbangannya juga soal mobilitas keluarga pensiunan tersebut. Bisa saja pindah rumah atau bagaimana. Sehingga tidak kesulitan untuk pengambilan gaji pensiunan
ReplyDeleteTernyata ambil gaji pensiun di Kantor Pos sekarang makin mudah ya! Prosesnya cepat dan pelayanannya ramah. Salut deh sama inovasi Kantor Pos, jadi makin nyaman buat para pensiunan. Teknologi memang dimanfaatkan sebaik mungkin
ReplyDeleteWaktu kerja sebagai teller bank yang ada kaitannya dengan nasabah pensiunan, kantor pos itu bagian dari rekanan kantor saya Pak, hehe. Pernah beberapa kali berkunjung, buat belajar, karena lagi jadi karyawan training.
ReplyDeleteSehat-sehat selalu untuk orang tuanya Pak Bams dan Pak Bams sekeluarga
Wak ikut senang seneng bacanya Pak Bam, jadi sekarang uang pensiunan dari Almarhum Bapak bisa diambil di kantor Pos Depok. Jadi bisa tenang tanpa perlu pergi ke kantor Pos yang di Gombong, Kebumen. Bayangkan kalau tidak bisa, masak iya harus pulang dulu, kan jauh antara Depok dan Gombong.
ReplyDeleteAlhamdulillah semakin dimudahkan proses mengambil pensiun ibunda ya Pak ga perlu repot ke Kebumen lagi
ReplyDeleteKeren nih inovasi Asabri
Waaah, Mas Bam sekarang kegiatan foto-fotonya pindah ke kantor pos ya. Hihi.... Btw makasih sharing-nya, Mas. Ibuku juga pensiunan. Sekarang udah usia 80 tahun. Selama ini sih ngambil pensiun diantar sama kakakku. Tapi kan kita nggak tau kondisi besok seperti apa. Jadi semisal kelak mesti diwakili ngambil gaji, udah ada bayangan prosedurnya gimana.
ReplyDeleteAlhamdulillaah yaa pak, memang teknologi sekarang memudahkan.. seneng kalo bisa lihat ibu2 dan bapak2 jadi lebih mudah urusannyaaa, hhehe.. tinggal harus tingkatkan kemanannya aja ya
ReplyDelete