![]() |
| Desain : Canva |
Susu kemasan merupakan minuman populer yang kerap masuk dalam daftar belanja keluarga setiap minggu. Selain praktis, susu dalam bentuk kotak atau botol menawarkan kenyamanan karena siap diminum kapan pun. Namun, sebelum menentukan pilihan, penting untuk memahami beberapa hal penting yang bisa memengaruhi kualitas serta manfaat yang kamu dan keluarga dapatkan dari susu tersebut.
Berikut tujuh hal yang perlu diperhatikan agar pilihan susu kemasan tetap tepat guna dan menyehatkan.
Kenali Jenis Susu yang Ada di Pasaran
Di rak-rak toko, kamu akan menemukan berbagai jenis susu kemasan: UHT (Ultra High Temperature), pasteurisasi, susu bubuk, sampai susu yang sudah diberi tambahan rasa. Masing-masing tipe punya cara pengolahan yang berbeda:
- Susu UHT dipanaskan pada suhu sangat tinggi sehingga hampir bebas bakteri, sehingga bisa tahan lama tanpa pendinginan sebelum dibuka.
- Susu pasteurisasi dipanaskan pada suhu lebih rendah dan biasanya perlu disimpan dingin.
- Susu bubuk melalui proses pengeringan dan harus diseduh kembali.
Mengetahui perbedaan ini membantu kamu memilih sesuai kebutuhan keluarga, apakah untuk persediaan harian, bekal sekolah anak, atau dukungan nutrisi saat bepergian.
Baca Label Nutrisi dengan Cermat
Sebelum memasukkan susu kemasan ke keranjang belanja, pastikan membaca label nutrisi yang tertera. Ada beberapa hal yang perlu kamu lihat:
- Kandungan energi, protein, lemak
- Vitamin dan mineral seperti kalsium
- Adanya tambahan gula atau pemanis
Label nutrisi memberikan gambaran jelas apa yang akan masuk ke dalam tubuh. Pilihlah susu yang mengandung komponen penuh nutrisi dan sesuai dengan tujuan konsumsi kamu, misalnya untuk pertumbuhan anak atau tambahan gizi sehari-hari keluarga.
Perhatikan Kandungan Gula
Gula sering ditambahkan pada beberapa jenis susu kemasan, terutama varian rasa seperti cokelat atau stroberi. Meski memberi rasa manis yang disukai, gula tambahan perlu dibatasi agar konsumsi harian tetap sehat.
Sebagai referensi, semakin sedikit gula tambahan, semakin baik untuk menjaga asupan harian tetap seimbang. Keputusan ini terutama penting bagi anak-anak yang rentan jika terlalu sering mengonsumsi minuman manis.
Pilih yang Sesuai Kebutuhan Nutrisi Keluarga
Setiap orang memiliki kebutuhan nutrisi yang berbeda tergantung usia dan aktivitasnya. Misalnya:
- Anak dalam masa tumbuh kembang mungkin membutuhkan susu dengan kandungan protein dan kalsium yang lebih lengkap.
- Orang dewasa yang aktif beraktivitas bisa memilih susu yang kaya energi atau vitamin tertentu.
Dengan begitu, kamu tidak hanya memilih susu kemasan karena tampilannya menarik, tetapi juga karena sesuai dengan kebutuhan nutrisi sehari-hari.
Pertimbangkan Praktisitas Penyajian
Salah satu alasan susu kemasan begitu populer adalah kepraktisannya: tinggal buka dan minum. Hal ini sangat berguna terutama untuk keluarga yang aktif, anak sekolah, atau saat bepergian.
Walaupun begitu, tetap pertimbangkan cara penyimpanan setelah dibuka, apakah harus langsung didinginkan atau bisa bertahan lebih lama pada suhu ruang (sebelum dibuka). Ini membantu mengurangi pemborosan dan memastikan susu tetap aman untuk dikonsumsi.
Perhatikan Keamanan dan Kebersihan Produksi
Keamanan pangan adalah aspek yang tidak boleh diabaikan. Susu kemasan yang diproses melalui metode yang terstandarisasi cenderung lebih terjamin kualitas dan kebersihannya. Proses yang tepat membantu menjaga nutrisi tetap utuh sekaligus meminimalkan risiko kontaminasi.
Susu yang diproduksi dengan metode yang baik tetap mempertahankan rasa alaminya tanpa perlu tambahan bahan yang tidak perlu.
Sesuaikan dengan Anggaran Belanja
Susu kemasan tersedia dalam berbagai rentang harga, mulai dari yang ekonomis hingga premium. Dalam memilih, pastikan kamu menyeimbangkan antara kualitas, nilai gizi, dan anggaran belanja.
Tidak harus paling mahal agar bernutrisi cukup, yang terpenting adalah memilih yang tepat guna, mencukupi kebutuhan keluarga, dan sesuai pola makan sehat yang diinginkan.
Susu Kemasan dalam Pola Makan Seimbang
Memilih susu kemasan yang tepat bukan hanya soal rasa favorit, tetapi juga bagaimana susu itu mendukung pola makan seimbang keluarga. Susu bisa membantu memenuhi kebutuhan protein, vitamin, dan mineral seperti kalsium yang dibutuhkan oleh tubuh setiap hari.
Sebagai bagian dari pola konsumsi harian, susu membantu melengkapi nutrisi yang mungkin belum terpenuhi melalui makanan utama saja. Dengan pemilihan yang cermat, susu kemasan dapat menjadi minuman yang menyenangkan sekaligus menyehatkan.
Kesimpulan
Sebelum memilih susu kemasan untuk dikonsumsi keluarga, ada tujuh hal penting yang perlu kamu perhatikan: jenis susu, membaca label nutrisi, batas gula tambahan, kesesuaian dengan kebutuhan nutrisi, praktisnya penyajian, keamanan produksi, dan anggaran belanja.
Dengan memahami poin-poin ini, kamu dapat lebih bijak dalam memilih susu yang tidak hanya lezat, tetapi juga memberi manfaat optimal bagi kesehatan. Pilihlah susu kemasan yang tepat, dan jadikan minuman ini bagian dari gaya hidup sehat keluarga setiap hari.





Aku termasuk penggemar susu..biasanya lebih memilih susu segar karena biasanya ada penjual susu segar yang keliling dr kompleks perumahan dan kita bisa menghangatkannya sendiri seblum dikonsumsi namun buat stok biasanya saya juga membeli susu kemasan dirumah..dan sebisa mungkin say amemilih susu dengan kandungan gula terendah dan memilih rasa yang plain meski tetap kadang membeli rasa yang lain juga namun biasanya hanya satu kemasan gak sebanyak susu plain :)
ReplyDeleteTujuh hal penting yang perlu diperhatikan memilih susu kemasan, setuju. Aku sendiri kalau urusan product kemasan yang paling diperhatikan bagian kemasan produksi.
ReplyDeletePenting diperhatikan untuk mengetahui umur product. Apalagi aku yang lebih suka makanan tanpa kemasan. Tetapi kalau susu, suka ga suka. Jadi perlu sekali untuk diketahui dengan melihat tgl produksi, exp atau kandungan dalam bahan-bahannya,
Sepakat sih kalau tanggal kadaluwarsa di kemasan susu itu penting untuk diketahui, jangan sampai kita mengonsumsi susu yang sudah kadaluwarsa, kan bisa bahaya, ya. Beruntung sekarang kalau beli susu kemasan besar, kasir di supermarket nya pas mau bayar biasanya menguatkan informasi dengan memberitahu tanggal kadaluwarsa, jadi kan kita lega kalau dapat informasi kaya gitu
DeleteSusu kemasan Greenfields ini mudah ya buat kita temukan, sehingga manfaat kandungannya bisa kita peroleh dengan mengonsumsinya secara rutin. Cuss pilih susu kemasan yang tepat sesuai kebutuhan
ReplyDeletePas anakku sakit dua tahun lalu, aku lagi cari² susu rendah lemak karena doi kan ada alergi laktosa. Akhirnya cari susu kedelai yang aman, ehh gila aja ada beberapa merek tuh yang kemasan 200 ml gulanya lebih dari 15.
ReplyDeleteAkhirnya aku bikin susu kedelai sendiri di rumah dan kukombinasi sama susu bubuk yang ternyata gulanya lebih sedikit dari susu cair. 🤧
ga pernah kelewat konsumsi susu, apalagi anaku masih dalam masa tumbuh kembang. Point2 diatas insya allah approve di aku hehe, pokoknya mah kita harus teliti soalnya kalau asal ya beresiko
ReplyDeleteDulu sebelum punya anak nggak pernah kepikiran memperhatikan hal-hal di atas. Satu-satunya yang aku cek kalau beli susu kemasan hanya tanggal kadaluarsa. Selebihnya ya pilih aja yang kira-kira lagi pengin dimimum. Tapi setelah punya anak dan terpapar banyak informasi, jadi lebih banyak yang dipertimbangkan saat memilih susu kemasan.
ReplyDeleteSekarang memang ada cukup banyak ya, kak merk dan jenis susu kemasan ini. Karena itulah penting banget juga bagi orang tua untuk bisa teliti dalam memilih susu kemasan buat anak usahakan yang kualitasnya terbaik
ReplyDeleteTidak semua susu kemasan itu sehat, karena ada juga yang rasanya manis beud dan ini kan tidak baik untuk kiddos. Es krim pun saat ini ada yang menggunakan perisa, tanpa buah asli dan rasanya manis
ReplyDeleteTujuh tips yang sangat aplikatif sekali ketika memutuskan memilih susu kemasan apa yang cocok untuk di konsumsi sama sekeluarga. Terutama terkait kandungan gula tambahan, ini mesti dicermati dengan baik. Label nutrisinya juga mesti dipahami, jangan sampe salah pilih dan malah nggak sesuai sama kebutuhan keluarga.
ReplyDeleteSepakat bgt mas Bams. Kandungan gizi, terutama gula wajib diperhatikan org tua. Kadang kita suka lgsg comot dan minum aja tanpa tahu kandungan gizi, termasuk metode penyimpanan yg bener biar bs diminum segar.
ReplyDeleteSusu Greenfields ini emg terbukti segar dan kaya nutrisi sih. Aku udh pernah dtg ke pabriknya di Malang, Jatim. Prosesnya udh canggih dan super bersih. Sampe pengemasan dan distribusinya selalu terjaga sehingga bs menjamin kesegaran produknya.
Perkara memilih susu kemasan yang memang masalah yang kita hadapi setiap hari karena begitu banyak faktor yang kita gunakan untuk memilih susu yang akan dikonsumsi terutama susu yang disukai anak-anak apalagi soal masa kadaluarsa dan juga kandungan yang terkandung dalam produk tersebut itu harus benar-benar diperhatikan
ReplyDeleteSebagai pembeli susu kemasan, nggak cuma buat bocah tapi buat aku sendiri, setuju banget niiihh. Sejak pertama di rak susu pertama kudu pilih kemasan bagus yang nggak penyok2. Lanjut baca tgl produksi dan kapan expirednya. Trus baca dengan teliti ingridients susunya. Pilihnya dibuat dari susu segar jangan cuma dibuat dengan susu segar karena kandungannya beda. Tapi sekarang aku lebih banyak beli susu full cream yang udah jelas lebih banyak susunya ketimbang rasa2nya.
ReplyDeleteSoal penyimpanan dan penyajian kudu emang diperhatikan juga yaa supaya nggak rusak justru saat udah sampai di tangan. Ntar ujung2nya dibuang kan sayang yaa.
Yuups betul banget nih artikel. Jadi penting banget memperhatikan bbrp hal saat hendak membeli susu dalam kemasan. Apalagi memperhatikan tabel nutrisi dan kandungan gulanya. Itu penting bangeet buat dilihat dan diteliti.
ReplyDeleteIya nih sekarang serem sama kandungan gula bahkan garam yang kadang juga ada di kemasan susu ya. Jangan sampai kita atau keluarga yang mengkonsumsi susu tersebut terkena penyakit karena kelebihan kandungan zat2 itu.
DeleteSetuju banget, kukira susu kemasan tuh sama semua hanya berbeda merek ternyata isi dan kandungan tiap merek susu berbeda, ada yang full susu murni, ada yang airnya banyak dan gulanya tinggi.. harus melihat pilih-pilih produk yaa..
ReplyDeleteAnakku dah 19 tahun, tapi masih demen minum aneka susu kemasan/UHT.
ReplyDeletejadi aku selalu wanti2 supaya dia perhatiin ingredients, tanggal expired dst dgn cermat dan teliti
susu kemasan emang terlihat bergizi, namun kita sebagai orang tua harus bijak jangan terlalu banyak memberikan ke anak. karena sering mencret anak kalau kebanyakan susu kemasan apalagi rasa cokelat.
ReplyDeletewah makasih pak, jadi tambah nih ilmu seputar memilih susu. saya pribadi untuk memilih susu kemasan baru fokus pada isi kandungannya, karena pilih yang 100%susu. soalnya saat ini sedih liatnya, bahkan ada yang ga ada kandungan susunya tapi melabelkan diri dengan kata susu.
ReplyDeleteSejak dah menjaga pola makan, aku selalu cek kandungan makanan minuman di produk apapun yg aku beli mas. Terutama gula nya, dan kandungan bahan utama. Kalau bahan utama aja ada di nomor kesekian, udah pasti aku reject. Berarti campuran lainnya lebih gede.
ReplyDeleteSusu juga begitu. Yg kandungan gula tinggi, susunya cuma berapa persen, auto reject. Dan anak2 aku gembleng utk workout di treadmill 4x seminggu. Biar ada gerak badannya.
Kalau kita dulu memang selalu gerak kan, sore aja main Ama temen. Anak skr di rumah Mulu main gadget. Makanya aku perhatiin banget workout dan asupan
Bener mas Bams, tujuh hal itu penting banget dicek. Tapi aku punya pengalaman kurang menyenangkan tentang susu sih. Ternyata bentuk kemasan juga berpengaruh mas.
ReplyDeleteBeberapa hari lalu aku beli susu. Kelihatannya semua ok, exp date masih tahun 2026, kandungan susu baik eh kemasannya peyok² dan karena peyok² gitu ternyata ada yang bocor tapi bocornya nggak kelihatan akhirnya pas diminum pahit. Makanya sekarang kalau beli susu kemasan UHT atau bubuk, kemasan yg masih bagus bakal kupilih. 🥺
Alhamdulillah Trio S sudah sangat paham kalau ambil susu harus lihat kemasan
ReplyDeleteMakanya tidak sembarangan juga beliin jajan atau susu meski itu viral
Sebab kami punya tanggung jawab atas kesehatan mereka
Kalau asal, kasihan sama ginjalnya
Kalo saya biasanya simpel sih pak. Tiap cari susu buat anak, itu carinya ya yang komposisinya 100% susu, tanpa tambahan lain-lain. Itu yang sebaik-baiknya susu sih. Kalo perkara dia UHT, yaa okelah. Soalnya pasteurisasi mungkin lebih baik, tapi kan dari segi daya tahan dan keawetannya kurang banget.
ReplyDeleteKalo di komposisinya udah susu campuran, biasanya sih saya skip. Apalagi modelan susu bubuk gitu.. duh, biasanya malah kebanyakan gulanya ketimbang susunya.
Sebenernya kalo susu lebih enak susu segar yg masih hangat gt ya manurutku tapi kan gak mungkin tiap hari kita dapat susu segar jadi susu kemasan menjadi salah satu jalan keluar terbaik..selalu perhatikan kemasan, tgl exp dan cara penyimpanannya krn ada yg perlu disimpan di kulkas ada juga yg aman disimpan dalam suhu ruang
ReplyDeleteEmang perlu banget diingatkan Pak, soalnya saya masih kebawa sama iklan-iklan susu lama, jadi kalau beli nggak pernah baca kandungan. Padahal kita selama ini sering terjebak iklan yang ngakunya susu, eh. Kalau Greenfields mah aku denger-denger memang bagus kandungannya :)
ReplyDeleteDulu sebelum punya anak, beli susu kemasan gini asal ambil aja. Sekarang, setelah terpapar banyak informasi jadi lebih teliti dalam memilih. Dan lama-lama jadi tahu mana yang bisa dijadikan "langganan". Karena sudah punya merk dan jenis yang pasti dibeli, saat beli tinggal cek tanggal kadaluarsanya saja.
ReplyDeleteKeamanan produksi susu kemasan memang perlu terjaga dengan baik.
ReplyDeleteSoalnya kan kita bakalan mengonsumsinya, maka kalo isi kemasannya gak terjaga entah gimana jadinya rekasi kurang baiknya ke tubuh ya.
Jujur sih, aku gak terlalu merhatiin ketujuh faktor ini mas. Soalnya udah kebiasaan dari dulu milih susu UHT tertentu. Paling sesekali aja pakai merk lain. Pernah juga ganti ke merk yang katanya lebih baik, rasanya sih gak terlalu beda, tapi harganya yang lumayan, he. Jadi akhirnya balik lagi deh.
ReplyDeletePun pernah juga ngerasain yang harganya lebih murah, tapi ternyata rasanya kurang disukai sama anak-anak, jadi tetap yang ini aja.
Ah, berarti pertimbangan aku baru di soal harga ya, ahahaha. Eh, tapi lihat kandungannya juga kok. Kami milih yang sekarang karena walaupun memang ada tambahan gula, tapi masih dalam standar aman cenderung rendah gitu. Plus rasanya juga sudah terbiasa, jadi masih setia.
Masalah packaging, paling karena kami tau betul brand apa yang memegang urusan packagingnya, jadi bisa dipercaya. Kemasan juga cenderung mudah dibawa dan dibuka tutup kembali. Jadi walaupun hampir gak pernah memikirkan ketujuh hal yang disebut, rupanya sudah dipraktekkan secara gak sadar sih ya. :D
Kalau untuk anak-anak saya lebih memilih susu kemasan yang kandungan susunya beneran susu. Wkwk. Terus yang plain aja nggak berasa-rasa, anak saya kalau minum susu kemasan yang berasa suka batuk udahannya..
ReplyDeletePoin2 di atas selalu aku ingat saat membeli susu kemasan maupun produk makanan/minuman lain. Aku tuh selalu rese kalo soal proses produksi hingga label keteragan gizi. Apalagi urusan harga. Kadang ada harga yang sama tapi dengan berat beda, ya aku ambil yang lebih banyak. Haha. Tapi kalo rasanya lebih enak di produk dgn jumlah sedikit ya tentu ambil yg itu. Soal merek, nggak fanatik sih. Tapi kalo soal susu, Greenfields selalu di hati.
ReplyDeleteSebagai salah satu orang yang sedia susu UHT di rumah, saya juga mempertimbangkan banget kandungan nutrisi susu yang akan dibeli dan dibawa pulang. Mengingat di rumah ada keponakan masih kecil dan ada orangtua.
ReplyDeleteInformasi yang disampaikan seputar tips menentukan susu apa yang tepat buat keluarga, sangat insightful banget. Serta aplikatif sekali, nice sharing.
Pemilihan tujuh kemasan itu sangat penting bagi orang-orang yang mengkonsumsi susu setiap harinya karena kemasan yang baik dan juga kandungan gizi pentingnya ada di dalam susu itu mesti sangat diperhatikan jangan sampai salah pilih yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan kita
ReplyDeleteAnak-anak karena tinggal di boarding school, aku suka bekelin susu UHT.
ReplyDeleteAlhamdulillah, lagi seneng sama brand tertentu yang pastinya bikin ringkes kalo gak sempet sahur dengan menu ribet di ruang makan pesantren yaa.. pilihannya minum susu.
Alhamdulillah, selain bagus untuk menjaga kesehatan, juga yang paling kerasa tuu.. pencernaan jadi bagus. Indikatornya adalah rutin ke toilet untuk BAK dan BAB.
Ini masalah banget kalo anaknya gak doyan makan sayur dan buah.
Karena keterbatasan pengawasan dari orangtua dan ustadzah juga, tentunya...
Saat ini variasi susu kemasan memang banyak banget ya Pak, jadi harus teliti betul agar tidak salah pilih. Prrang harga jual ini lho kadang jadi pemicunya juga. Labelnya susu, padahal kandungan susunya hanya sekian persen, sisanya perasa dan pemanis. Prefer pilih yang kandungan susunya dominan walaupun memang akhirnya harganya lebih mahal
ReplyDelete