} Cerita di Balik Nama Bambang Irwanto - Cerita Bambang Irwanto

Cerita di Balik Nama Bambang Irwanto

Cerita di Balik Nama Bambang Irwanto - Saya menulis postingan ini, karena awalnya membaca postingan Mbak Beby Haryanti di facebook. Saya pun tergelitik untuk memposting juga tentang cerita nama saya. Dan ternyata... ceritanya panjang. Saat saya copas di word, itu sudah 420 kata. Dan setelah saya pikir-pikir, masih banyak cerita tentang nama saya. Ya, sudah, saya lanjutkan saja di blog hehehe.

Desain Canva

Jadi kalau saya, ceritanya dulu, Bapak saya punya komandan, namanya Bambang Ginting. Itu katanya galak benar. Pernah Bapak saya kena omel. Gara-garanya, Bapak saya kan, baru turun piket semalam. Tapi ternyata, paginya ada tugas piket mendadak. Karena ngantuk, Bapak saya pikirnya mau tidur sebentar dulu. Eh.. malah ketiduran hahaha.

Makanya pas Ibu saya mengandung saya, Bapak saya sok-sok bilang, Pokoknya kalau anaknya lahir laki-laki, mau kasih nama Bambang. Soalnya dulu kan belum ada tuh, sistem USG. Jadi tidak bisa diprediksi bayinya lahir laki-laki atau perempuan. Tapi untuk benar ya, yang lahir bayi laki-laki. Kalau perempuan, kan susah ganti nama Bambang jadi nama perempuan. Beda dengan Sugiarto, ganti sugarti. Antoni, ganti Antonia, atau Susilo, ganti saja Susilowati, Bisa juga Siswanto, ganti jadi Siswanti hahaha

Beneran tuh saya lahir. Maka keinginan Bapak saya untuk memberi nama anaknya Bambang terwujud. Terus belakangnya sebenarnya nama saya mau dikasih nama Winarto. Tapi katanya entah kenapa juru ketiknya salah ketik atau salah dengar. Makanya jadi Bambang Irwanto.

Entahlah... tapi syukur juga, soal tetangga, Pak Sugimin yang punya anak seumuran saya, itu namanya Bambang Winarno. Kalau jadi nama saya Bambang Winarto, bisa dikira kembar. Orang Indonesia kan, beda dengan orang barat. Kalau orang barat punya anak kembar, itu namanya beda. Misalnya Darma dan Doris. Kalau orang Indonesia pasi Darma dan Darmi hahaha.

Padahal asal tau saja ya, Bambang itu sering diplesetkan jadi Bamban'na yang bahasa Makassar artinya panasnya.... Jadi kalau Bamban Aloa itu artinya panas sekali hahaha. Tapi ada juga lho, tetangga jauh anaknya namanya Bambang. Padahal jelas-jelas asli Makassar. Ehm.. kayaknya orang tuanya terobsesi nama saya hahaha. Gaya benar saya ini.

Terus tuh, orang-orang suka mengaitkan nama Bambang dengan pelawak Bambang Gentolet. Makanya ada Hendra, tetangga saya, plus teman sekelas saya di SD, plus teman bermain di rumah, kalau pinjam majalah Bobo, suka nambahin nama saya di majalah Bobo ; milik Bambang Irwanto...let. Sontoloyo banget tuh, Hendra hahaha

Cerita lain, pas SMP, ada teman saya namanya Andi Irwanto. Makanya banyak yang tanya, apa kami bersaudara. Oh... tentu saja tidak. Dia asli Bugis-Makassar, sedangkan saya asli Gombong-Pemalang hahaha. Tapi karena saya lahir dan besar di Makassar, maka sampai sekarang, logat atau dialek Makassar saya tidak bisa hilang. Pokoknya kalau ke tempat baru, pasti langsung ditebak, “Bukan orang jawa ya, Mas?”
Tapi pas saya sebutin nama, mereka bengong lagi. “Lho, namanya jawa, kok logatnya Makassar?” Terpaksa saya pun menjelaskan panjang x lebar, dari Sabang sampai Merauke tentang sejarahnya hahaha.

Lalu pernah juga masih di SMP, selama 1 semester (6 bulan) nama saya salah ketik jadi Bambang Iswanto. Makanya selama 6 bulan itu, tiap pagi saya harus ganti nama saya diabsen. Pegel juga, sih hahaha. Lalu pasti guru yang pertama mengajar akan bertanya, “Bambang, kenapa namamu ada koreksiannya?” Maka saya pun menjawab, “Anu, Bu/Pak! Salah kodong nama saya. Bambang Irwanto, bukan Bambang Iswanto.”

Tapi kesalahan nama Bambang Iswanto ini, kembali terulang lho, saat hari pertama penataran masuk STM. Jadi salah satu guru mengabsen, lalu membagi siswa ke beberapa kelas. Nah, pas Beliau mengabsen Bambang Iswanto... Bambang Iswanto... kok tidak ada yang menyahut. Saya juga diam saja, soalnya itu kan, bukan nama saya. Siapa tau ada nama yang mirip.

Sampai akhirnya, guru itu menyebutkan asal sekolah saya SMP 21. Nah, baru saya yakin itu salah ketik. Maka saya buru-buru komfirmasi. Soalnya Bahasa Indonesia kan, memang beda 1 huruf saja bisa beda arti. Makanya bisa saja Bambang Irwanto dan Bambang Iswanto beda orang. Dan ternyata... satu angkatan itu, nama Bambang hanya saya doang hahaha.

Apapun itu, saya terima saja dikasih nama Bambang Irwanto oleh Bapak saya. Apalagi sudah pakai acara bikin bubur merah putih kan hahaha. Walau kadang saya mikir juga, kok Bapak saya tidak memberi nama keren kayak artis hahaha.

Tapi Bapak saya memang suka nyeleneh sih. Adik saya lahir bulan Februari, kok dikasih nama Agus. Nyambung darimananya coba? Harusnya kan Febrianto hahaha. Terus nama kakak pertama saya, itu Edy karena katanya dari nama komandan Bapak saya. Terus Kakak kedua saya ada nama Yuliana, karena pas Ratu Yuliana datang ke Indonesia. Sedangkan adik saya namanha Karno karena Bapak saya fans sama Rano Karno hahaha. Aya.. aya wea si Bapak mah..

Tapi saya tetap suka pakai nama asli saya untuk dunia menulis. Bangga sih nama Bambang Irwanto bisa mejeng di majalah. Khusus majalah Bobo, nama saya pernah ditulis dua versi. Pertama Bambang Irwanto, lalu Bambang I. Sampai saat ini pun, teman-teman mengenal saya sebagai penulis cerita anak. Bambang Irwanto yang mana? Itu lho, penulis cerita anak yang rampan rupawan, lucu, imut, menggemaskan dan terus bersemangat menulis sepanjang masa hahahha

Khusus alamat rumah, saya lebih suka pakai nama embel-embel Bapak saya. Jadi kalau ada teman yang minta alamat, maka saya kasih nama : Bambang Irwanto Soeripto. Soalnya Bapak saya lebih ngehits di Makassar dan Gombong daripada saya hahaha. Jadi kalau kurirnya bertanya, para tetangga langsung ngeh. "Oh Bambang (tidak pakai yang tampan rupawan, imut, lucu dan menggemaskan) yang anaknya Pak Soeripto!" Hahahaha.

Ya.. begitu sedikit cerita di balik nama saya. Apapun itu, saya tetap bahagia mempunyai nama Bambang Irwanto. Karena seiring perjalanan waktu dalam kehidupan saya, menurut saya bukan dari nama yang bagus, tapi bagaimana saya menjaga nama itu, agar terus berjalan di jalan yang baik dan benar.

Bambang Irwanto

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cerita di Balik Nama Bambang Irwanto"

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung. Bila berkenan, silakan meninggal jejak manisnya di komentar. Dilarang copas seluruh isi tulisan di blog ini tanpa seizin saya. Bila ingin dishare atau diposting kembali, harap mencantumkan sumbernya. Diharap tidak memasukan link hidup di komentar, ya. Maaf sekali akan saya hapus. Terima kasih dan salam semangat menulis.